Dam Garit Meluap, Ke Sekian Kalinya Warga Alasmalang Panik Berhamburan Keluar Rumah Dini Hari

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Hujan semalam Minggu 1/11/2026 guyur wilayah Kecamatan Songgon, Kecamatan Singojuruh dan sekitarnya. Memaksa debit air aliran sungai badeng meningkat drastis. Akibatnya Dam Garit Desa Alasmalng Kecamatan Singojuruh, yang daya tampungnya tidak memenuhi sarat muntahkan air ke permukiman warga.

Lagi-lagi jadi penyebab utama muntahnya air Dam Garit ke permukiman warga. Adalah jembatan Garit yang berpenyangga tengah. Tangkap material bawaan sehingga terjadi penyumbatan memaksa air sungai badeng cari jalan naik ke jalan dan permukiman warga.

Bacaan Lainnya

Gegara hal tersebut, sebagaimna diceritakan oleh Toni warga setempat. Pada sekira pukul : 03.00 WIB (jelang waktu subuh) warga Dusun Karangasem terpaksa harus dibangunkan dari tidurnya dan panik berhamburan ke luar rumah.

“Kronologisnya begini mas, pada sekira jelang waktu subuh dan warga masih tidur. Saya ditelfon oleh saudara menginformasikan debit air sungai badeng atau Dam Garit meluap. Ternyata penyebabnya adalah kolom jembatan tersumbat oleh material. Karena kondisi yang menurut saya khawatir lebih parah, maka segera woro-woro kepada warga melalui Masjid. Dan saat itu pula warga saling membangunkan tetangganya untuk keluar rumah”, cerita Toni salah satu tokoh masyarakat setempat Senin 2/11/2026.

Mengetahui informasi tersebut pagi hari para pemangku wilayah setempat termasuk Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto, S. Sos., M. Si tinjau lokasi. Beberapa menit kemudian Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Banyuwangi Partana, S.Ap, M.Si juga datang ke lokasi.

Sekilas dari obrolannya dengan Koordinator Tagana Kabupaten Banyuwangi Dedy Utomo. Awak media tangkap, Kalaksa merekomendasikan bahwa kontruksi Jembatan Garit harus dirubah. Sebagaimana disampaikan oleh Dedy Utomo, sebagai upaya antisipasi ke depan, berinisiatif didirikan Destana (Desa Tangguh Bencana) di Desa Alasmalang.

Kepala Desa Alasmalang H. Abdul Munir yang juga selaku Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Singomanjuruh. Saat dikonfirmasi awak media menyampaikan.

“Alhamdulillah material sampah yang tersangkut di kolom jembatan bisa diatasi. Andai itu tidak teratasi kami tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi mas. Intinya, kalau kontruksi Jembatan Garit ini tidak dirubah, warga Alasmalang tidak bisa hidup tenang karena trauma peristiwa banjir bandang beberapa tahu yang lalu mas. Harapan kami, semoga dalam waktu dekat Pemerintah Provinsi atau Pusat segera realisasikan perbaikan Jembatan Garit ini”, ungkapnya. (r35).

Pos terkait