Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Kampung Siaga Bencana (KSB) Singomanjuruh menggelar apel kesiapsiagaan bencana. Hal ini menyusul debit sungai Badeng yang sempat terpantau meluap ke permukiman Dusun Karangasem Desa Alas Malang, Senin (2/11/2026) lepas dini hari.
“Peristiwa bencana banjir bandang tahun 2018 di Desa Alas Malang menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kesiapsiagaan menjadi sangat penting bagi kita semua. Subuh tadi debit air sungai sudah menyentuh badan jembatan Garit,” jelas Camat Singojuruh, Iwan Yos Sugiarto, dalam sambutannya, Senin (2/11/2026).
Senada, Kapolsek Singojuruh AKP Achmad Rudy, SH mengingatkan agar semua pengurus dan anggota KSB Singomanjuruh serta stakeholder terkait bisa mengambil peran masing-masing sebagai upaya mitigasi. Hal itu demi keselamatan masyarakat khususnya dusun yang bersebelahan dengan aliran sungai Badeng.
“Ambil peran sesuai dengan fungsi dan peran masing-masing. Lakukan komunikasi dengan wilayah yang ada di hulu Songgon untuk pemantauan debit air sungai, ” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Korsda Singojuruh, Jasmani menyatakan pihaknya telah menyiagakan sejumlah personil yang terbagi dalam beberapa pos untuk melakukan pemantauan debit air sungai Badeng di kawasan hulu.
“Kami siap siaga 24 jam untuk kordinasi dan memantau debit air sungai Badeng,” ungkapnya.
Selain menggelar apel kesiapsiagaan, KSB Singomanjuruh juga melakukan cek kesiapsiagaan logistik dan anggota yang tersebar di semua wilayah Kecamatan Singojuruh.
“Personil dan logistik sudah siap dan standby 24 jam, ” tutup Ketua KSB Singomanjuruh, H Abdul Munir yang juga Kepala Desa Alasmalang itu. (rul/r35).
