Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Ratusan generasi muda Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, mengikuti pelatihan GENMATIC: Optimalisasi Media Sosial Untuk Meningkatkan Pendapatan, pada Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan yang digelar di Pendopo Kantor Kecamatan Songgon ini merupakan program dari Direktorat Konten Digital, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Kementerian Ekonomi Kreatif / Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Dina Lorenza Audria, S.I.P, Direktur Konten Digital yang diwakili oleh Ir. Imam Wuryanto, M.Hum, Analis Kebijakan Ahli Madya di Direktorat Konten Digital, Kementerian Ekonomi Kreatif / Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Turut hadir Plt Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi yang diwakili oleh Dwi Susanti, S.STP.,MM selaku Plt. Kepala Bidang Kebudayaan, Plt. Camat Songgon Harry Iswandi, S.STP, Narasumber Yura Bachtiar, dan Para Tenaga Ahli DPR RI
Dalam sambutannya, Dina Lorenza Audria menegaskan bahwa anak muda Banyuwangi memiliki potensi besar untuk bersaing di dunia digital. Menurutnya, media sosial saat ini bukan lagi sekadar hiburan, melainkan ladang ekonomi baru yang harus dimanfaatkan secara positif dan produktif.
“Anak muda Songgon jangan hanya jadi penonton. Harus jadi kreator, jadi pelaku usaha. Dari HP di tangan, kita bisa buka usaha, promosi produk lokal Banyuwangi, dan menghasilkan pendapatan,” ujar Dina Lorenza di hadapan peserta.
Sementara itu, Ir. Imam Wuryanto, M. Hum, mewakili Direktorat Konten Digital Kemenekraf menjelaskan, GENMATIC atau Generasi Melek Teknologi adalah program nasional Kemenekraf untuk membekali generasi muda dengan keterampilan digital, khususnya menjadi content creator dan affiliate marketer.
“Melalui GenMatic, peserta diajari cara membuat konten promosi yang menjual, memanfaatkan fitur afiliasi di TikTok Shop, Shopee, maupun Tokopedia, hingga cara live selling dan membangun personal branding. Tujuannya jelas, optimalisasi media sosial untuk meningkatkan pendapatan,” jelas Imam Wuryanto.
Para peserta tampak antusias mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir. Mereka juga berkesempatan untuk berdiskusi langsung dengan narasumber dan tim Kemenekraf terkait cara mengembangkan usaha berbasis digital.
Plt. Camat Songgon, Harry Iswandi, S.STP mengapresiasi digelarnya pelatihan GenMatic di wilayahnya. Ia berharap, ilmu yang didapat peserta dapat diterapkan untuk mengembangkan UMKM dan produk unggulan Songgon, seperti kopi, pertanian, dan pariwisata desa, agar bisa menembus pasar digital yang lebih luas.
Kegiatan GENMATIC di Songgon ini menjadi bagian dari komitmen Kemenekraf bersama Komisi VII DPR RI dalam mempercepat transformasi digital pelaku ekonomi kreatif di daerah, sekaligus membuka peluang kerja baru bagi generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. (r35).
