KABAROPOSISI.NET|Tulungagung – Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung, menerima kunjungan studi referensi jajaran Pemerintah Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, pada Jumat (6/11/2026). Peninjauan dipimpin oleh Camat Gemolong di Gang Dawet, RT 03 RW 09, fokus pada program Bank Sampah dan Wisata Petik Sayur Semar Tani.
Lurah Kepatihan, Rio Hendrawan Nusantara, bersama perwakilan Kecamatan Tulungagung dan Ketua Paguyuban Bank Sampah mendampingi rombongan. Dalam kesempatan tersebut dipaparkan rekam jejak Bank Sampah sejak diresmikan Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin pada 5 Mei 2026 hingga mampu meningkatkan taraf ekonomi warga.
Rombongan juga meninjau Wisata Petik Sayur Semar Tani yang sukses menembus pasar ekspor Taiwan melalui produk Sawi Pokcoy. Camat Gemolong memetik langsung sayur di kebun sembari menyerap informasi dari petani pengelola untuk kemudian diterapkan di daerahnya.
Terkait kunjungan ini, Lurah Kepatihan menyampaikan apresiasinya.
”Kami sangat bangga potensi yang ada di Kepatihan kini dikenal luas, bahkan produk sawi pokcoy kami telah merambah pasar Taiwan. Semoga ini semakin memotivasi warga untuk terus berinovasi,” papar Rio Hendrawan Nusantara. Rio berharap pembinaan serta dukungan pemerintah daerah dapat berlanjut secara konsisten demi memaksimalkan potensi ekonomi masyarakat setempat.
Di lokasi RT 3 RW 9 tersebut, berlangsung pula proses penilaian Adipura 2026 kategori kawasan pemukiman oleh tim evaluasi gabungan dari Kementerian Lingkungan Hidup, DLH Jawa Timur, serta DLH Tulungagung.
Keikutsertaan ini merupakan tahun keempat bagi Kelurahan Kepatihan dalam ajang penilaian Adipura. Tiga tahun berturut-turut sebelumnya, Kepatihan berpartisipasi pada kategori pengolahan sampah daun menjadi kompos yang dipusatkan di belakang Kantor Kelurahan.
(Hanik)






