Peletakan Batu Mushola Petilasan Di Desa Glinggangan

Pacitan kabaroposisi.net, – Dusun Krajan Rt 02 Desa Glinggangan kecamatan Pringkuku, jauh diluar dugaan ternyata menyimpan misteri yang begitu menakjukan. Melalui Wahono kepala Desa terpilih, akhirnya misteri itu terkuak sedikit demi sedikit.

Dengan berbagai upaya melalui tangan – tangan dermawan dari masyarakat Desa Glinggangan, diatas petilasan didirikan mushola berukuran 7×7m.

Gus Lukman panggilan akrabnya, dari PBNU Pusat datang ke Desa Glinggangan untuk melakukan peletakan Batu pertama di mushola petilasan tersebut.

Gus Lukman berharap agar dengan berdirinya mushola di petilasan menjadikan tempat ibadah yang Adem, Ayem, Gemah ripah lohjinawi bagi masyarakat sekitar dan seluruh umat Islam yang singgah di mushola petilasan.

Demang ke 2 Marto wijoyo yang memimpin 1812-1842 yang pada saat itu berdomisili disitu sangatlah disegani oleh masyarakat. Diera Kepemimpinan beliau. Bahkan dibawah mushola petilasan tersebut terdapat sumber air yang dibuat oleh wali (tokoh) dalam syiar agama Dan diberi nama “SUMBER KALI GLINGGANGAN”.

bercengkrama Kades dan warga

Wahono merasa sangat Bersyukur dipucuk era kepemimpinan yang walau pada saat berita ini ditulis belum dilantik beliau sudah mampu mengajak masyarakat Desa Glinggangan mengingat asal usal Desa Glinggangan.

“Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal untuk masyarakat, agar mereka tidak melupakan akan sejarah dimana kita sebagai generasi penerus bisa mengenang kembali legenda yang Sudah dilalui sesepuh-sesepuh yang terdahulu”. (Sus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *