Rojikin : ” Kepala Desa Harus Dibebaskan Dari Tarik Menarik Kepentingan Politik Praktis “

Kabaroposisi.net (Banyuwangi)

Sepertinya Kepala Desa yang satu ini merasa ada sesuatu yang harus dikoreksi tahapan – tahapannya sebelum dilaksanakannya Pemilihan Ketua ASKAB kali ini. Dan sepengetahuan media baru kali ini Kepala Desa Spanjang Glenmore bernama Rojikin berkenan memberikan komnetarnya kepsda media.

Seperti yang kita ketahui bahwa Rojikin adalah mantan Wakil Ketua Umum ASKAB, sehingga banyak tahu tentang organisasi yang namanya ASKAB ini. Inilah komentar Kades Spanjang bernama Rojikin tersebut.

“Pemilihan Askab ini sebenarnya kita harus tahu dulu, Askab ini adalah sebuah Asosiasi Kepala desa. Yang mana Asosiasi adalah ini tidak ada landasan hukum menyangkut konstitusinya ini hanyalah Asosiasi saja perkumpulan saja. Sehingga tidak layak namanya Asosiasi dibentuk panitia atau Ketua. Mana ada Kepala Desa mengatur atau merintah Kepala Desa. Tapi ini karena ini merupakan suatu kesepakatan sudah dibentuknya semacam Asosiasi saya pikir oke lah tapi harus ada yang dikoreksi biar tidak salah kaprah”,

“Namun perlu diingat adanya kerawanan dengan adanya Asosiasi ini disalahgunakan oleh kepentingan2 politik. Padahal sukses, wajah Banyuwangi adalah ditingkat desa masing-masing. Itu adalah wajah Banyuwangi, tapi kalau kemandirian Asosiasi ini sudah diikuti, dimasuki oleh kepentingan-kepentingan politik yang mengarah kepada pemilihan Bupati dan sebagainya sinyalnya sudah jelas. Ini adalah sesuatu hal yang sangat kita prihatinkan. Padahal dalam UU seorang Kepala Desa harus netral”.

“Dan pemilihan Asosiasi ini mestinya harus yang pertama tidak membahas masalah pilihan dulu, tapi harus kita amandemen AD ART nya. Karena selama ini AD ART Askab tidak jelas. Supaya siapapun yang jadi jelas nanti Askab ini akan dibawa ke mana. Ini rawan sekali untuk disalahgunakan untuk kepentingan-kepentingan politik”.

“Dan termasuk siapapun yang dicalonkan, siapa yang mencalonkan, atau siapa yang jadi bagi saya tidak masalah. Yang peting tatanan ini diperkuat dulu di bawah. sehingga bisa membentuk politik kolegial di tingkat dapil masing-masing. Sehingga semua akan merasa memeliki Askab dan semua akan merasa prihatin terhadap Askab dan merasa ada manfaatnya menjadi anggota Askab. Tapi selama ini kalaupun kami tidak menjadi anggota Askab apa sangsinya dan kalao jadi anggota Askab apa manfaatnya. Oleh karena itu landasan Asosiasi ini harus jelas dulu untuk bisa menentukan arah Askab ke mana dan apa manfaat keberadaannya”, komentarnya. (rh35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *