KABAROPOSISI.NET.|BANYUWANGI – Diketahui ada sebuah pengerjaan proyek bangunan plengsengan di Desa Paspan Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi. Yang diduga proyek tersebut rampung pengerjaannya kurang lebih 2 bulanan yang lalu, namun sudah mengalami ambrol.
Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Ir. Basuki Rahmad Anggota DPRD Banyuwangi Komisi IV kepada awak media via WhatApp-nya Rabu 30/3/2022. Merespon kejadian ambrolnya bangunan plengsengan yang diperkirakan memakan anggaran negara tidak sedikit itu.
Menurut Ir. Basuki Rahmad terkait ambrolnya bangunan plengsengan tersebut diduga ada ketidakbenaran pada teknis pelaksaannya.
“Kalau sy (saya) melihat dr (dari) foto itu…sepintas sy (saya) melihat…ada ketidakbenaran pelaksanaan teknis…:”, ungkapnya.
Lebih lanjut diperjelas beberapa hal mempertegas dugaan ketidakbenarannya antara lain disebutkan : Pertama, Pondasi tidak dilaksanaksanan sesuai Spek. Kedua itu sandaran tinggi dan juga penahan arus air Spek dan Pelaksanaannya : Pondasinya Siklop dan pasangan tebal. Ketiga karena pasangan tinggi maka tiap berapa meter harus ada pasangan klosenya, kok kelihatannya itu tidak ada, katanya.
Berikut Ir. Basuki Rahmad selaku anggota DPRD dan ada di Komisi yang membidanginya mengatakan bahwa kejadian seperti ini bisa kena pasal.
“Dalam Konstruksi Kejadian spt (seperti) ini Fatal (Gagal Konstruksi).Dinas dan Kontraktornya kena pasal. Hal ini terjadi, Dinas bisa jadi Perencanaan dan Pengawasannya Lemah. Saya menduga telah terjadi monopoli-monopoli Pelaksanaan PL shg (sehingga) Perencanaan, Pelaksanaan & Pengawasannya jadi lemah semuanya. Dinas Teknis sdh (sudah) tidak mampu melaksanakan Fungsinya. Kontraktor tdk (tidak) punya orang teknis”, paparnya.
Masih Ir. Basuki, “Pekerjaan Kontraktor punya kualitas bagus atau jelek, kuncinya adalah pertama Devisi Teknis yang punya peranan Penting, kedua kualitas Rekanannya biasa kerja dengan kualitas bagus atau tidak, apa asal termyn bisa cair..?, Langkah Komisi menyikapi nal ini akan memanggil Dinas Teknis”, tegas dan pungkasnya.
Sayangnya sampai dilansirnya berita ini Ir. Basuki Rahmad tidak menmberikan keterangan tentang siapa pihak rakanan, dan berapa nilai anggaran dari proyek plengsengan yang ada di Desa Paspan Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi tersebut. (r35).






