BANGKALAN | Kabaroposisi.net – Program Sekolah Penggerak (PSP) merupakan suatu penyempurnaan program transformasi sekolah dari sebelumnya.
Oleh sebab itu, program tersebut berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi dan karakter yang dimulai dengan SDM unggul Kepala Sekolah beserta Guru.

Sebagai salah satu sekolah yang notabane masuk pada sekolah penggerak (PSP), UPTD Sekolah Dasar (SD) Negeri Sepulu 2, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, sabtu (12/11/22) mendapat kunjungan atau visitasi dari Fasilitator (Kusnawati, S.Pd, M.Pd).
Visitasi tersebut dilakukan untuk mengkroscek hasil Project Manajemen Office (PMO) dan Lokakarya yang dilaksanakan di Surabaya beberapa waktu lalu.

Selain itu, tim fasilitator juga dapat melihat langsung mengenai Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Modul Ajar serta Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dibuat oleh guru.
“Saya sebagai Fasilitator sangat bangga dan senang, sebab kunjungan saya ke UPTD SDN Sepulu 2 ini Kepala Sekolah dan Guru-Guru sudah mempersiapkan dan melaksanakan ATP, CP, TP dan modul ajar serta assesmen sudah sesuai dengan yang diharapkan, bahkan penguatan P5 juga terpantau sudah terlaksana.
Disamping itu, H. Nizer, S.Pd, M.Si Kepala SDN Sepulu 2 mengatakan dengan adanya visitasi yang dilakukan oleh fasilitator, dirinya berharap agar ada masukan dan koreksi, baik mengenai administrasi serta pelaksanaan pembelajaran mulai dari opening sampai closing.
“Jadi, mulai dari pembukaan hingga penutupan kegiatan ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Asesmen yang dilaksanakan terhadap siswa juga sudah sesuai dengan kemampuan siswa (Pembelajaran Defresiansi) kemudian juga penguatan karakter P5,” ujar H. Nizer.
Sementara itu, M. Fuad Lukman, M.Pd Koodinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Sepulu berharap agar sekolah pelaksana PSP tersebut bisa melaksanakan program sesuai Juklak dan Juknis.
“Bagi sekolah pelaksana PSP, saya harap bisa melaksanakan program sesuai peraturan dan juga bisa menjadi inspirator kepada sekolah-sekolah lain yang ada di Kecamatan Sepulu,” jelasnya. (Sul)






