Mengaku Sering Kehilangan, Kepsek SDN Sendang Laok Amankan Aset Sekolah Dirumah

BANGKALAN | Kabaroposisi.net – Pada tahun 2019 Pemerintah Menggelontorkan sejumlah dana sekitar 2,85 triliun untuk bantuan BOS Afirmasi yang diberikan kepada sekolah-sekolah yang berada didaerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Dimana pada tahun 2019 lalu pemerintah mengharuskan sekolah penerima bantuan BOS Afirmasi untuk membelanjakan dana bantuan tersebut berupa beberapa elektronik seperti, Perangkat tablet dengan jumlah unit sebanyak jumlah siswa sasaran prioritas yang ditetapkan Menteri pada satuan pendidikan masing-masing, perangkat komputer PC dengan jumlah 1 (satu) unit, perangkat laptop dengan jumlah 1 (satu) unit, perangkat proyektor dengan jumlah 1 (satu) unit, perangkat jaringan nirkabel (access point) dengan jumlah 1 (satu) unit, dan perangkat penyimpanan eksternal atau hardisk dengan jumlah 1 (satu) unit.

Melalui bantuan BOS Afirmasi tahun 2019 Pemerintah mempunyai keinginan serta ikut membantu untuk memberikan kemudahan akses materi pembelajaran bagi guru dan siswanya diseluruh Indonesia.

Namun hal tersebut nampak tak dapat dirasakan oleh siswa-siswi di SDN Sendang Laok, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, lantaran barang-barang elektronik tersebut tidak berada di sekolah melainkan berada di masing-masing kediaman guru dan Kepala Sekolah.

Widyastutik Agustinah Kepala SDN Sendang Laok mengaku, diamankannya aset negara tersebut kerumahnya lantaran seringnya terjadi kehilangan disekolah, seperti, Tabung gas LPG, Uang Tunai, Kipas dan Komputer serta lainnya.

“Disini itu mas tidak aman, biar sampean tau, banyak yang ngerok-ngerok sering kehilangan, pernah disini itu mas kramik belum dipasang hilang sama gerindanya, kalau yang afirmasi ada, ibu pinjamkan guru-guru semua itukan untuk ujian anak-anak selesai dikembalikan, ada diamankan kalau ditaro disini habis mas, jadi gurunya semua itu pegang disini ada 11 guru, waktu itu dapet sekitar 21 tablet dan lebihnya ada disaya, proyektor juga ada dirumahnya bendahara,” Ungkap Kepsek SDN Sendang Laok saat ditemui di ruang kerjanya. Rabu, (09/11/2022).

Namun sangat disayangkan dari banyaknya peristiwa kehilangan disekolah tersebut ia belum pernah membuat laporan kehilangan pada polsek setempat dengan dalih kurangnya bukti untuk melaporkan hal tersebut.

“Saya itu mas serba salah, saya lapor nanti saya salah di pribadi saya, saya gak lapor saya salah juga karna aset negara tapikan sudah saya ganti, makai uang pribadi biar gak rame,” ucapnya.

Tetapi anehnya terlihat diruang Kepsek terdapat beberapa barang elektronik seperti komputer yang salah satunya lengkap dengan mesin print dan sound sistem yang berada di ruangan tersebut. (fin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *