BANGKALAN | Kabaroposisi.net – Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dikucurkan Pemerintah dalam bidang Pendidikan diduga menjadi ajang korupsi oleh Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) yang tidak bertanggung jawab.
Perbuatan tersebut hanya mementingkan diri sendiri tanpa peduli akan dampak perbuatannya yang merugikan masyarakat dan Negara.
Dugaan penyalahgunaan penggunaan dana BOS ini terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sendang Laok, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
Dugaan tersebut bukan tanpa alasan lantaran Kepala SDN Sendang Laok, Widyastutik Agustinah mengakui hal yang kurang terpuji.
Menurutnya, Widyastutik Agustinah mengatakan bahwa anggaran dana BOS disekolah tersebut sering kali tersisa, yang kemudian dari sisa itu masuk kekantong pribadinya.
“Ya kalau bendahara ada sisanya dari BOS dikasihkan ke saya, ini bu ada lebihnya 500 ribu, diambil sama ibu,” bebernya Tina sapaan akrabnya kepada media dikantornya, rabu (9/11/22).
Ia juga menjelaskan bahwa sisa anggaran dana BOS itu terjadi lantaran adanya poin-poin dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang diduga belum dibelanjakan oleh pihak sekolah.
“Misalnya ada sisa yang belum sempat dibelanjakan untuk beli air minum gitu-gitu mas,” ungkapnya. (fin)






