Gus Makki : “Jangan Masyarakat Kenal NU Hanya Dari Pidato, Tapi Karena Menerima Manfaat Dari Warga NU”

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Dari 100 Kampung NU Percontohan yang dipilih oleh Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyuwangi, sudah sebanyak 39 Kampung NU Percontohan yang sudah diresmikan keberadaannya. Salah satunya adalah Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh yang pusat kegiatannya di Ranting 3 NU di Dusun Cermean.

Dan Hari ini Senin 19/12/2022 keberadaan Kampung NU Percontohan yang ada di Desa Singolatren tersebut Launching dan diresmikan langsung oleh PCNU Banyuwangi KH. Ali Makki Jaini (Gus Makki). Hadir dalam acara Launching Kampung NU Percontohan Desa Singolatren, jajaran Forpimka Singojuruh dan seluruh jajaran Pengurus MWC, Ranting, dan Banom NU setempat.

Kehadiran Gus Makki disambut oleh Kepala Desa Singolatren Apandi beserta perangkat desa, jajaran Pengurus dan Banom NU Ranting 3 Singolatren dan ratusan keluarga Nahdiyyin dan santri. Ada yang menarik pada siesen penyambutan, Gus Makki malah memilih gayuh/genjot pedal Becak dan Kades Apandi yang jadi penumpangnya menuju lokasi acara.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Alqur’an dan penyerahan santunan dari Lazisnu kepada anak yatim oleh Kepala Desa Singolatren dan perwakilan tokoh masyarakat setempat. Seperti biasa lagu Indoneisa Raya dan Yalal Waton oleh Patayat/Muslimat NU Desa Singolatren sempurnakan formalitas pembukaan acara.

Hamdawi selaku Ketua Ranting 3 NU Singolatren sekaligus selaku Panitia dalam sambutannya melaporkan kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan oleh Pengurus selama ini. Hamdawi juga berharap agar NU di Singolatren tidak hanya ramai dan gebyar ketika ada acara-acara tertentu. Tapi NU di Singolatren harus tumbuh dan berkebang, agar membentengi masyarakat dari masuknya aliran-aliran yang tidak sesuai dengan ajaran Ahlus Sunnah Waljama’ah. Handawi juga mengakui bahwa berjalannya kegiatan-kegiatan NU di Desa Singolatren berkat dukungan kuat dari Pemerintah Desa Singolatren.

Apandi selaku Kepala Desa, atas nama Pemerintah Desa dan atas nama masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada PCNU Banyuwangi. Yang telah memberikan kepercayaan kepada keuarga NU Desa Singolatren terpilih jadi salah satu Kampung NU Percontohan. Apandi tegaskan kepada masyarakatnya, bahwa dengan keberadaan Kampung NU Percontohan jadi tanggung jawab bersama untuk memastikan Desa Singolatren kuat ke NU annya. Apandi pastikan tidak akan ada aliran-aliran lain masuk ke Desa Singolatren.

Sekedar mengingatkan karena sudah mulai memasuki tahun politik, Kades Apandi meminta kepada warga NU di Desa Singolatren mendukung politik boleh, tapi jangan mau jadi korban kepentingan politik karena ajakan oknum-oknun yang cari keuntungan pribadi dari politik. Jelang perayaan sambut malam tahun baru, Apandi ajak warganya untuk tidak terlalu euphoria.

Sementara Gus Makki selaku PCNU awali dengan menjelaskan apa yang dimaksut dengan Kampung NU Percontohan. Disebuntnya yaitu yang Pengurus dan kegiatan organisasinya lengkap. Kenapa harus 100 Kampung NU, dijelaskannya angka 100 diambil karena sebentar lagi NU sudah akan mencapai usiannya yang ke 100 tahun (1 abat). Gus Makki menekankan Pengurus juga warga NU harus hadir dan membantu masyarakat yang sedang dalam kesulitan. Pengurus dan warga NU harus bermanfaat bagi masyarakat di lingkungan masing-masing.

“Kenalkan NU dengan cara memberi manfaat kepada masyarakat bukan hanya dengan pidato. Biarlah masyarakat mengenal NU karena menerima manfaat dari Pengurus juga warga NU”, lontar Gus Makki.

Berkaitan dengan hal tersebut, Gus Makki mengistruksikan kepada anggota Ansor, Pagar Nusa, Patayat/Muslimat untuk proaktif membantu masyarakat. Contoh kecilnya diminta kepada Pemuda Ansor dan Pagar Nusa untuk menjadi pengantar/jemput masyarakat penerima BLT ke Kantor Desa secara sukarela tidak minta upah. Ibu-ibu Patayat/Muslimat diminta untuk kompak hadir bantu-bantu di setiap ada warga yang punya hajatan dan mengenakan seragam yang sudah ada.

Dibagian akhir penyampaiannya Gus Makki selaku PCNU menyampaikan kabar gembira bahwa PCNU Banyuwangi dapat kepercayaan menfasilitasi putra-putri warga NU yang ingin jadi Mahasiswa Fakultas Kedokteran, Pertambangan, dan Pariwisata sebanya 50 anak. Yang mana PCNU akan kawal sejak pendaftaran sampai lulus yang dibiayai oleh Rumah Sakit NU. Tentu untuk bisa jadi Mahasiswa Fakultas Kedokteran adalah yang punya prestasi nilai Danem tinggi. Dan Kampung NU Percontohan Desa Singolatren dapat jatah untuk mengajukan 1 calon Mahasiswa.

Acara ditutup dengan doa yang dipandu oleh Rois Syuriyah NU Kecamatan Singojuruh KH. Syafi’i dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh KH. Ali Makki Jaini selaku PCNU sebagai penanda keberadaan Kampung NU Percontohan di Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *