Kabaropoposisi.net.|BANYUWANGI –Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah bantuan dari Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia kepada masyarakat terutama yang punya anak sekolah. Tentu bantuan dari program tersebut (PKH) sangat membantu meringankan para orang tua dalam hal kebutuhan hidup dan biaya sekolah anaknya.
Karenanya wajar bila ada warga yang sangat membutuhkan berharap bantuan dari Pemerintah yang mamanya Program Keluarga Harapan (PKH) itu. Sebagaimana disampaikan oleh Rudy Hartono yang lebih dikenali dengan sebutan nama “Rudy Telok Lemak” selaku Penasehat 1 di Forum Singojuruh Bersatu (FSB) Kabupaten Banyuwangi. Seringkali dirinya mendengar keluhan warga terutama ibu-ibu yang mengeluhkan tidak tersentuh bantuan PKH padahal punya anak sekolah dan layak menerima.
Lanjut urainya, keluhan warga tentang dirinya tidak pernah menerima bantuan PKH, kerap kali terdengar ketika ada kegiatan pencairan Bansos berupa BNT Sembako dan PKH di kantor Desa yang penyalurannya melalui PT. Pos Indonesia. Atas dasar itu Rudy melalui media menyampaikan harapannya ditujukan kepada Pendamping PKH tingkat Desa untuk proaktif melakukan pemutakhiran data. Dengan harapan kata Rudy, pendamping bisa mengetahui permasalahan yang terjadi di lapangan, sekaligus carikan solusinya.
“Saya berharap rekan-rekan Pendamping PKH tingkat Desa di wilayah Kecamatan Singojuruh untuk proaktif turun ke masyarakat lakukan pemutakhiran data. Setidaknya dengan proaktif Pendamping PKH bisa mendeteksi masalah, evaluasi plus minusnya tingkat kehidupan masyarakat yang sudah terima bantuan PKH seperti apa, memberikan solusi masalah contoh bagaimana bila ada warga pernah terima PKH tahu-tahu tanpa diketahui alasannya terputus tidak terima lagi. Saya mengingatkan saja, kalau bicara soal bansos dampak sosialnya tinggi”, ujar Rudy.
Tentang warga yang sampai saat ini belum tersentuh bantuan PKH, Rudy berharap Pendamping PKH tingkat Desa. Membantu carikan jalan keluarnya. Bagaimana warga yang mungkin karena ketidakmampuan/keterbatasan menyampaikan sesuatu bisa tertangani. Kata Rudy, harapan yang disampaikan kepada Pendamping PKH tingkat Desa di wilayah Kecamatan Singojuruh tidak lah berlebihan, karena itu bagian dari tugas dan fungsinya.
“Yang ingin saya katakan adalah, Pendamping PKH tingkat Desa keberadaannya sebagai kepanjangan tangan Kemensos, harus bisa memberi solusi bagi masyarakat yang layak disentuh oleh bantuan sosial terutama PKH. Bisa meberikan penjelasan dengan baik bila ada keluhan warga penerima PKH yang tiba-tiba mandeg tidak terima lagi. Sehingga masyarakat tidak su’udzon kepada Pemerintah Desa, karena ketidakpahamannya dikira Pemerintah Desa yang coret. Oleh Oleh karena itu saya mewakili warga yang butuh sentuhan bansos mohon dengan hormat Pendamping PKH tingkat Desa proaktif “, harap Rudy telok lemak kepada Pendamping PKH yang ada di Kecamatan Singojuruh. (ktb).






