Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI-Bermula dari adanya keluhan Kepala Dusun Krajan Barat, Dusun Krajan Timur, dan Dusun Krajan Selatan Desa Singojuruh kepada Satpol PP Kecamatan Singojuruh. Bahwa di tiga wilayah Dusun tersebut layanan air bersih dari Himpunan Pemakai Air Minum (HIPAM) berkurang debetnya.
Merespon keluhan masyarakat, Pemerintah Kecamatan Singojuruh koordinasi dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi. Al hasil, kordinasi Pemerintah Kecamatan Singojuruh dalam hal ini Drs. Anas Sugiarto (Plt. Camat Singojuruh) mendapat respon positif. Dan pada Jumat 15/9/2023 pagi hari sekira pukul : 08.00 WIB, Mobil Tangki berisi air bersih dari PMI (Palang Merah Indonesia) datang ke kantor Kecamatan Singojuruh.
Selang beberapa menit dalam kawalan Pol PP Kecamatan, Mobil Tangki PMI bergerak ke wilayah Dusun Krajan Barat, Dusun Krajan Timur, dan Dusun Krajan Selatan Desa Singojuruh. Setibanya di lokasi dalam hitungan menit masyarakat gerudugan dan antrian tunggu giliran pembagian air barsih oleh petugas. Pemandangan itu seolah membenarkan masyarakat di tiga Dusun tersebut betul-betul mengalami kekurangan air bersih.
Informasi sementara penyebab terjadinya kekurangan air bersih dikarenakan sumber air mengalami penurunan produksi. Akibatnya HIPAM setempat kurang pasokan air dan tidak mampu mengalirkan air bersih seperti biasanya. Dugaan sementara menurunnya produksi sumber air karena dalam beberapa hari sebelumnya cuaca panas layaknya musim kemarau. Menurut salah satu Staf Kecamatan Singojuruh kemungkinan hal yang sama terjadi di wilayah lain. Namun untuk sementara di beberapa wilayah Desa lain belum ada keluhan mungkin karena ada sumur-sumur yang masih normal sumber airnya. (r35).






