Kabaroppsisi.net.|BANYUWANGI – Bertempat di lingkungan/bantaran sungai Dusun Garit Desa Alasmalang Kecamatan Singojuruh, Jumat 4/7/2025 sekira pukul : 08:00 WIB. Terpantau ada kegiatan pembersihan sampah yang dipandegani oleh Team Sungai Watch Area Banyuwangi.
Untuk kegiatan tersebut Team Sungai Watch Area Banyuwangi, gandeng Forpimka Singojuruh, Korsda Pengairan Singojuruh, dan Pemerintah Desa. Dari unsur Forpimka Singojuruh terlihat kehadiran Atim Suharyono dan Andoli (mewakili Camat Singojuruh), AKP Achmad Rudy, SH (Kapolsek Singojuruh) berikut anggota, dan Kapten Inf. Edi Supriono (Danramil 0825/13 Singojuruh) berikut anggota.
Sebagaimana dikutip dari penyampaian Hari selaku koordinator kegiatan dari Team Sungai Watch, bahwa kegiatan tersebut melakukan pembersihan aliran sungai dan daratan yang tercemar sampah (illegal dumping). Pada dasarnya apa yang dilakukan oleh Team Sungai Watch selain secara langsung menangani sampah di lapangan, juga mengedukasi membangkitkan kesadaran masyarakat. Agar menyadari bahwa sampah bisa jadi sumber masalah bila tidak ditangani dengan baik.
Hari juga menjelaskan bahwa misi dari kegiatan tersebut adalah menghentikan sampah khususnya anorganik sebelum sampai ke laut, dengan cara membersihkan sampah yang ada di sungai-sungai. Tak hanya itu, Team Sungai Watch juga pasang jaring sampah yang terpasang sebanyak 180 titik. Yang mana setiap hari ada petugas dari Team Sungai Watch yang mengontrol dan mengambilnya. Selanjutnya sampah anorganik itu dibawa ke tempat pemilihan dan pengolahan yang sudah ada di Bangorejo, Giri, dan Rogojampi.
Baik Kapolsek AKP Achmad Rudy, SH maupun Danramil Singojuruh Kapten Inf. Edi Supriono mendukung dan apresiasi dengan kegiatan Team Sungai Watch yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Menggaris bawahi keterangan sebelumnya, Kapolsek mengatakan, “Persoalan sampah tidak bisa dipandang remeh, karena sampah lingkungan menjadi tidak sehat, karena sampah banjir bisa terjadi. Apalagi ketika musim hujan tiba, sampah dengan cepat mengalami pembusukan keluarkan aroma tidak sedap”.
Sementara Kapten Inf. Edi Supriono, menuturkan, “Hulu dari pengendalian dan penanganan sampah adalah bagaimana menyadarkan masyarakat. Karena diakui atau tidak, sampah diproduksi oleh masyarakat setiap harinya terlebih bila tidak dikendalikan bagaimana cara membuang sampah yang benar. Jadi soal sampah adalah juga menjadi tanggung jawab kita bersama”. (r35).






