Pemdes Bubuk Salurkan Program PMT-DD Kepada Bumil dan Anak Anak Resiko Stunting.

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI –

Program Pemberian Makanan Tambahan dari Dana Desa (PMT-DD) Pemerintah Desa Bubuk Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi, Jumat 11 Juli 2025 bertempat di Pendopo Desa Bubuk.

Bantuan program PMT DD disalurkan kepada 10 anak Anak yang beresiko stunting dan 10 Ibu Hamil (Bumil) guna untuk meningkatkan gizi anak dan Ibu hamil.

Kepala Desa Bubuk Panhari usai menyerahkan bantuan Menyampaikan maksud dan tujuan dari program PMT-DD.

“Program Bantuan untuk anak beresiko Stunting dan ibu hamil resiko tinggi ini rutin diberikan sebulan sekali untuk tambahan Gizi sehari hari, yang sumber anggarannya dari Dana Desa (DD). Tujuannya agar anak anak di Desa Bubuk bisa Zero tidak ada stunting lagi. Selain itu bantuan ini diberikan sebagai bentuk inovasi dan pemberian variasi makanan sehingga selera makan anak bertambah dan bisa menambah pertumbuhan anak dengan normal seperti anak anak sehat lainya, “Tuturnya.

Lebih lanjut Kepala Desa Bubuk Panhari berharap semoga dengan adanya program Pemerintah semacam ini bisa membantu bahkan mengurangi angka anak resiko Stunting maupun Ibu Hamil Resiko Tinggi (Restin).

“Alhamdulillah penyaluran bantuan PMT DD kepada 10 anak anak resiko Stunting dan 10 Ibu Hamil berjalan lancar, dan kami berharap kepada penerima bantuan agar betul betul digunakan /konsumsi dengan baik supaya program ini kedepannya bisa mencapai kesuksesan, “Paparnya.

Sementara Diana dari Pihak Puskesmas Gladag Bidang ahli Gizi menyampaikan hal serupa seperti apa yang disampaikan oleh Kepala Desa Bubuk. Namun Diana menambahkan lebih detail tentang apa itu anak resiko stunting dan Ibu Hamil resiko tinggi (Restin).

“Anak yang beresiko Stunting itu adalah anak yang Underweight artinya anak yang beratnya ada digaris kuning pada kurva pertumbuhan di KMS. Lalu anak yang kurus (Wasting) lama kelamaan akan beresiko Stunting. Kemudian untuk Ibu Hamil yang beresiko tinggi (Restin), maksudnya adalah jumlah anaknya banyak, jarak usia kelahiran terlalu dekat, dan yang paling kita tekankan adalah bagi ibu hamil yang berat badan kurang, Lilanya kurang (Lingkar lengan atas) untuk mendeteksi kecukupan asupan protein, jelasnya dengan gamblang.

Masih kata Diana, ” Jadi diharapkan selain makanan inti, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ini bisa menambah berat badanya. Bertujuan untuk mengurangi angka Stunting di Kabupaten Banyuwangi, “Paparnya.

Adapun jenis Bantuan Pemberian Makanan Tambahan ada yang bersumber dari Desa (PMT DD), dari Kecamatan Banyuwangi Tanggap Stunting (PMT BTS) dan dari Puskesmas setempat. Jadi bagi penerima yang sudah dapat dari PMT DD tidak dapat PMT BTS Kecamatan ataupun dari Puskesmas. Tutup Diana Ahli Gizi Puskesmas Gladag Rogojampi. (ktb/eta).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *