Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80, warga Banyuwangi di berbagai wilayah tak lagi hitung-hitungan soal materi. Mungkin dalam benak pemikirannya, apa yang dilakukan tidak sebanding dengan pengorbanan para pejuang kemerdekan. Sehingga tanpa hitung-hitung untung rugi demi memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan RI.
Pantauan media, rute yang dilalui peserta Karnaval Desa Sumberbaru adalah jalan Kabupaten kurang lebih 80 % kondisinya rusak parah. Semakin terlihat memprihatinkan ketika diguyur hujan seperti saat kegiatan Karnaval berlangsung.
Kepala Desa Sumberbaru Eko Wahyudi saat dikonfirmasi media mengaku bangga dengan semangat warganya mengikuti kegiatan Karnaval tersebut. Namun demikian Eko Wahyudi merasa haru melihat warganya Karnaval melalui jalan yang kondisinya rusak parah itu.
“Saya selaku Kepala Desa sangat bangga dan berterima kasih kepada warga Sumberbaru, yang sangat antusias mengikuti Karnaval ini mas. Namun jujur, saya selaku Kepala Desa juga haru dan malu kepada warga saya dengan kondisi jalan yang seperti ini mas”, tuturnya.
“Yang dilewati jalur dusun Kendal molai dari lingkungan kendal, Kampung Sere, Kampung Payung, dusun Umbulrejo, Dusun Paelohan, Kampung Paelohan Timur dan Paeloan barat, dan finis di Masjid Paelohan Timur SDN 2 Sumberbaru. Semua itu 80% jalannya rusak parah mas”, tegas dan pungkasnya. (r35).
