PanduLima program Layanan Pendidikan Blora yang Semakin Mudah dan Cepat

Kabaroposisi.net | Blora – Guna memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan pendidikan, Dinas Pendidikan Kabupaten Blora secara resmi meluncurkan PanduLima (Pelayanan Terpadu, Lincah, dan Prima). Layanan terintegrasi ini menyatukan lima jenis layanan utama dalam satu atap, sekaligus memanfaatkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai basis data utama untuk pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.

Kelima layanan yang terintegrasi dalam PanduLima adalah:

Bacaan Lainnya

1. Legalisir Ijazah

2. Pengurusan Pindah Sekolah

3. Pengganti Ijazah dan Pengurusan Surat Keterangan

4. Penanganan Aduan Masyarakat

5. Layanan dan Integrasi Data Dapodik

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Sunaryo, menjelaskan bahwa inisiatif ini hadir untuk mewujudkan prinsip pelayanan yang responsif, akurat, santun, dan amanah.

“Semua layanan yang ada pada Dinas Pendidikan Kabupaten Blora kami padukan menjadi satu layanan terintegrasi yang disebut PanduLima. Moto kami adalah melayani dengan responsif, akurat, santun, dan amanah,” ujar Sunaryo, Selasa 09/09/2025

Dapodik jantung Kebijakan Pendidikan yang Berbasis Data, Sunaryo menekankan peran krusial Dapodik sebagai tulang punggung layanan ini. Aplikasi yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan data di bidang pendidikan, seperti data kesiswaan, guru, sarana-prasarana, dan data BOS, ini menjadi fondasi untuk pengambilan keputusan yang strategis.

“Dapodik ini adalah data pokok yang penting untuk pengambilan kebijakan di Kabupaten Blora, bahkan di seluruh Indonesia. Dengan Dapodik, arah, tujuan, dan kondisi kebijakan pendidikan dapat ditentukan dengan lebih baik,” jelasnya.

Manfaat Dapodik di Blora tidak hanya sebatas administrasi. Data tersebut terintegrasi dengan sistem lain untuk program-program strategis. Salah satunya adalah SILAT (Sistem Informasi Layanan Anak Tidak Sekolah)

“SILAT ini disupport oleh Dapodik untuk mendiagnosis kondisi anak-anak yang tidak bersekolah atau putus sekolah di Kabupaten Blora. Termasuk juga data sarana-prasarana, seperti ruang kelas atau ruang kepala sekolah yang rusak, bisa kita pantau perkembangannya secara real-time melalui Dapodik,” papar Sunaryo.

Dengan demikian, PanduLima tidak hanya menjadi pintu layanan administratif bagi masyarakat, tetapi juga representasi dari komitmen Pemkab Blora untuk membangun tata kelola pendidikan yang lebih baik, transparan, dan berbasis data.

Kehadiran PanduLima diharapkan dapat mempercepat proses layanan, mempermudah akses informasi bagi warga, dan pada akhirnya mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Blora. (GaS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *