Probolinggo|kabaroposisi.net,-Ketua Pusat Kajian Strategis Kepentingan Nasional (Paskal) Probolinggo Raya, Sulaiman, mengingatkan sejumlah pihak untuk tidak mengganggu atau mengintervensi proses hukum dugaan korupsi yang menyeret PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN). Ia menegaskan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur telah menunjukkan progres nyata dengan megamankan miliaran rupiah dalam kasus tersebut.
“Kejati sudah bekerja dan menunjukkan bukti konkret. Miliaran rupiah sudah disita. Tidak ada alasan bagi siapa pun untuk mengobarkan perselisihan atau menekan aparat penegak hukum,” tegas Sulaiman, Rabu (11/12/2025).
Sulaiman mengecam keras gerakan salah satu organisasi masyarakat di Probolinggo yang dinilai menunggangi isu hukum demi kepentingan tertentu. Menurutnya, publik sudah membaca pola kelompok tersebut.
“Tidak perlu bersikap paling lantang, tapi pada akhirnya hanya mencari keuntungan tertentu lalu bungkam. Motif seperti ini sudah terlalu sering dimainkan,” ujarnya.

Ia juga menyindir pihak yang menggunakan isu DABN sebagai media bargaining untuk mendapatkan pekerjaan tanpa kapasitas yang jelas.
“Jika memang ingin bekerja, tunjukkan kemampuan. Jangan hanya berteriak ingin pekerjaan, tapi tidak tahu apa yang bisa dikerjakan,” katanya.
Sulaiman menegaskan Paskal bersama sejumlah ormas dan LSM siap menjaga kondusivitas di kawasan Pelabuhan DABN Probolinggo. Ia menolak keras adanya intimidasi, tekanan, ataupun upaya sabotase aktivitas kepelabuhanan yang berpotensi mengganggu roda ekonomi lokal.
“Pelabuhan adalah pilar ekonomi. Banyak warga pribumi menggantungkan hidupnya di sana. Jangan menjadi parasit yang justru merugikan masyarakat,” pungkasnya.






