Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Seleksi penerimaan calon siswa Akademi Sepak Bola AHY Fc sudah berjalan 2 hari di lapangan bola AHY Fc Desa Bubuk Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi. Pada hari Rabu 7 Januari 2026 seleksi pada kelompok usia 9 dan 10 tahun, dan pada Kamis 8 Januari 2026 untuk kelompok usia 11, 12, dan 13 tahun.
Pantauan media di hari ke dua peminat untuk masuk di Akademi Sepak Bola AHY Fc kelompok U-11, U-12, dan U-13 membeludak. Sekira 150 peserta seleksi berasal dari klub/SSB yang ada di Kabupaten Banyuwangi antusias hadir ke lapangan AHY Fc. Terlihat tak kalah antusiasnya adalah para orang tua wali mendampingi anak-anaknya dengan secercah harapan yaitu ingin anak-anaknya jadi atlet bola yang handal.
Kegiatan seleksi Akademi Sepak Bola yang dilakukan oleh pihak managemen AHY Fc, tentu sejalan dengan program PSSI Banyuwangi. Yaitu ingin membangun persepakbolaan di Banyuwangi melalui pembinaan-pembinaan pada klub-klub sepak bola dan usia dini melalui SSB (Sekolah Sepak Bola) yang ada.
Sebagaimana dikutip dari beberapa sumber perbedaan antara SSB (Sekolah Sepak Bola) dengan Akademi adalah : SSB fokus pada soal pengembangan dasar sepak bola pada usia dini dengan latihan terstruktur. Sementara kalau di Akademi Sepak Bola tingkatannya lebih tinggi baik soal waktu, level pembinaannya, fasilitas, intensitas program, dan target yang akhirnya adalah mencetak pesepak bola usia dini yang profesional.
Michael Edy Hariyanto selaku Pembina AHY Fc yang juga selaku Ketua PSSI Banyuwangi dikonfirmasi saat pantau langsung kegiatan seleksi di lapangan AHY Fc, menyampaikan,
“Hari ini hari yang ke dua seleksi Akademi Sepak Bola AHY Fc U-11, 12, dan 13 kemarin yang U-9 dan U-10. Besok untuk yang U-14 dan U-15. Alhamdulillah banyak yang hadir dan diantarkan oleh orang tua wali masing-masing. Artinya di Banyuwangi banyak orang tua yang ingin anaknya menjadi pemain bola yang handal sebetulnya. Setelah ini kita akan lakukan seleksi untuk Tim PSSI Kabupaten Banyuwangi”, ungkapnya.
Lanjut Michael, dibentuknya AHY Fc di Banyuwangi dimaksudkan bisa menampung dan membina anak-anak di Banyuwangi yang punya talenta bola. Yang selanjutnya ke depan bila ada yang bagus bisa juga jadi regenerasi untuk diikutkan di Tim Persewangi 9370. Dijelaskan bahwa dalam kongres biasa tahunan PSSI Banyuwangi beberapa waktu lalu. Para pemilik klub sepak bola yang hadir bersepakat untuk mendirikan Tim PSSI Banyuwangi yang selanjutnya diberi nama Persewangi 9370.
Ditegaskan juga bahwa pendirian Tim Persewangi 9370 tidak dimaksudkan untuk memecah belah sebagaimana ramai diunggah di medsos.
“Pada kongres biasa para pemilik klub sepakat PSSI membuat Tim sendiri untuk menghuni di liga 4, yang akan kita beri nama Persewangi 9370. Saya tegaskan di sini bahwa Persewangi 9370 dibuat bukan untuk memecah belah sebagaimana ramai di medsos. Kita tidak ada hubungan dengan Persewangi yang sudah ada, silahkan Persewangi yang sekarang sudah di liga 4, doakan bersama semoga bisa liga 3. Persewangi 9370 ini akan menampung hasil pembinaan PSSI yang akan kita persiapkan untuk main di liga 4 baik regional maupun nasional ke depan”, jelasnya.
Salah satu orang tua wali kelompok usia 12 tahun asal Kecamatan Singojuruh ketika dimintai tanggapan soal seleksi Akademi AHY Fc menuturkan,
“Saya mungkin semua orang tua yang hadir ini sama harapannya dengan saya mas. Ikut seleksi Akademi ini ingin agar anak-anak kami bisa meningkat lagi pengetahuan tentang bermain bola. Harapan saya bila ada nasib baik anak saya lolos seleksi, semoga melalui Akademi AHY Fc bisa jadi pemain bola sampai tingkat nasional. Saya tidak melihat apa dan siapa yang punya Akademi ini, yang penting anak saya bisa sekolah sepak bola dengan baik dan bisa sukses itu saja”, tutur seorang wali asal Singojuruh itu. (Ktb).






