Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Kegiatan penambalan jalan berlubang secara mandiri ternyata tidak hanya dilakukan oleh kepolisian, melainkan dilakukan juga oleh Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka). Seperti yang terpantau awak media hari ini Rabu 11 Februari 2026, dilakukan oleh Forpimka Singojuruh.
Forpimka Singojuruh (Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto, S. Sos., M. Si, Kapolsek Singojuruh AKP Ahmad Rudy, SH, Danramil 0825/13 Singojuruh Kapten Inf. Misdari). Bersinergi dengan Pemerrintah Desa, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Kampung Siaga Bencana (KSB) Singomanjuruh, Pendamping PKH, dan tokoh masyarakat. Melakukan kegiatan penambalan jalan berlubang di beberapa ruas jalan Kabupaten yang rawan kecelakaan.
Selain itu menurut Camat Iwan Yos, kegiatan penambalan pada jalan berlubang merespon laporan masyarakat adanya kecelakaan tunggal karena jalan rusak atau berlubang.
Penambalan jalan berlubang oleh Forpimka Singojuruh tahap pertama ini, dilakukan di beberapa tempat yang rawan kecelakaan khususnya yang dalam lubangnya di Desa Kemiri dan Desa Sumberbaru. Masyarakat di dua Desa itupun menyambut baik adanya kegiatan tersebut, bahkan ada yang secara sukarela bergabung membantu bekerja. Tak hanya itu, sebagai bentuk apresiasi warga setempat ada yang meyediakan minuman dan cemilan walau sekadarnya.
Namun demikian masyarakat setempat tetap berharap kepada Pemkab Banyuwangi untuk melakukan perbaikan pada jalan rusak di desanya. Karena penambalan jalan yang dilakukan oleh Forpimka sifatnya tidak permanen yang dalam waktu tidak lama akan rusak lagi. Untuk kegiatan penambalan jalan berlubang tahap berikutnya yaitu Kamis 12 Februari 2026 akan dilakukan di Desa Singolatren dan Desa Padang. (r35).
