Kabaropoisi.net.|BANYUWANGI – Warga Dusun Wijenan Lor Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi Minggu 22 Maret 2026 sekira Pukul : 15:00 Wib. Digegerkan dengan ditemukannya warga meninggal dunia di saluran irigasi area persawahan.
Korban yang dikenali bernama Sapto sekira umur 45 tahun warga Dusun Cermean Desa Singolatren itu. Pertama kali ditemukan oleh oleh warga Dusun Wijenan Lor bernama Mulyono yang kebetulan sedang sambangi sawahnya. Korban ditemukan dalam keadaan telungkup dan kondisi tubuh sudah kaku.
Mengetahui hal tersebut Mulyono langsung sebar informasi kepada warga setempat, dan tak lama warga berhamburan ke lokasi kejadian. Informasi penemuan mayat akhirnya diteruskan ke Kapolsek Singojuruh AKP Achmad Rudi, SH via seluler oleh salah satu tokoh masyarakat setempat.
Hanya selang beberapa menit personil Polsek Singojuruh tiba di lokasi, dan langsung melakukan evakuasi korban dilangsungkan ke Puskesmas Singojuruh untuk dilakukan indentifikasi. Sebelum korban dilangsungkan ke Puskesmas, pihak kepolisian sekilas gali informasi kepada warga terutama pada pihak yang pertama kali menemukan korban.
Informasi sementara awak media tangkap dari warga setempat sebut saja Muslim, korban sudah sekira ke tiga kalinya terlihat merumput di area persawahan tersebut. Sebelumnya korban pernah didapati mengalami pingsan saat merumput di tempat yang sama, diduga korban kondisinya sedang tidak sehat.
Sebelumnya cuaca di Dusun Wijenan Lor dan sekitarnya memang sedang hujan deras disertai petir. Warga menduga-menduga korban meninggal karena tersambar petir. Namun setelah korban diangkat tidak ditemukan tada-tanda adanya ciri-ciri gosong karena sambaran petir. Untuk sementara korban meninggal dunia diduga karena kelelahan, jatuh dan pingsan di saluran irigasi. (r35).






