160 Siswa UPTD SMPN Sepulu 1 Ikuti Ujian Akhir Semester Berbasis Digital

BANGKALAN | Kabaroposisi.net — SMPN 1 Sepulu resmi memulai pelaksanaan Ujian Akhir Semester berbasis digital pada Senin, 20 April 2026. Ujian ini diikuti oleh 160 siswa dari seluruh jenjang kelas dan dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu, 25 April 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya modernisasi sistem evaluasi pembelajaran di lingkungan sekolah.

Pelaksanaan ujian dengan sistem digital dilakukan secara serentak menggunakan perangkat komputer dan tablet yang telah disiapkan pihak sekolah. Setiap siswa mengerjakan soal melalui aplikasi ujian yang terhubung dengan server sekolah. Pengawasan tetap dilakukan secara langsung oleh guru di masing-masing ruang untuk memastikan ketertiban dan kejujuran selama ujian berlangsung.

Kepala SMPN 1 Sepulu, Totok Gunarto, menjelaskan bahwa penerapan sistem digital merupakan wujud komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, digitalisasi ujian tidak hanya mempermudah proses evaluasi, tetapi juga membekali siswa agar terbiasa menggunakan teknologi secara positif dan produktif.

“Pelaksanaan ujian berbasis digital ini merupakan bentuk kesiapan sekolah dalam menghadapi era teknologi. Kami ingin siswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga terbiasa menggunakan teknologi secara positif dan produktif,” ujar Totok Gunarto saat ditemui di sela kegiatan ujian, Senin, 20 April 2026.

Totok menambahkan, sekolah telah melakukan persiapan menyeluruh sebelum ujian dimulai. Persiapan tersebut mencakup penyediaan perangkat, penguatan jaringan internet, simulasi penggunaan aplikasi, hingga pendampingan teknis bagi siswa. Langkah ini diambil untuk meminimalkan kendala teknis selama ujian berlangsung.

“Kami sudah mempersiapkan semuanya dengan matang, baik sarana maupun teknis pelaksanaan. Harapannya, seluruh siswa dapat mengikuti ujian dengan nyaman, tertib, dan memperoleh hasil terbaik,” tambahnya.

Selain efisiensi dan transparansi, sistem digital dinilai lebih ramah lingkungan karena mampu mengurangi penggunaan kertas secara signifikan. Lebih dari itu, model ujian ini juga menjadi sarana melatih kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab siswa dalam mengerjakan soal secara mandiri.

Dengan terselenggaranya ujian berbasis digital ini, SMPN 1 Sepulu menargetkan menjadi sekolah yang adaptif terhadap perkembangan zaman. “Kami berharap melalui pelaksanaan ujian berbasis digital ini, SMPN 1 Sepulu terus menjadi sekolah yang inovatif dan siap menjawab tantangan pendidikan di masa depan,” pungkas Totok Gunarto.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *