Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Fenomena orang tersengat aliran listrik memang bisa dibilang hampir jarang terjadi. Namun sekali ada kejadian kebanyakan korbannya meninggal dunia. Musibah yang sering terjadi penyebabnya aliran listrik adalah kebakaran. Sehingga menjadi lumrah bila banyak yang sangat hati-hati ketika berurusan dengan aliran listrik.
Itulah yang dikhawatirkan masyarakat terutama petani yang punya lahan di Dusun Kemiri Desa Kemiri Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi. Yang mana ada kabel PLN bertegangan tinggi, membentang sekira sepanjang 150 meter tanpa ada tiang permanen/beton. Entah apa penyebabnya, sudah cukup lama kabel PLN bertegangan tersebut. Menjuntai ke tanah area persawahan, membuat masyarakat/petani berada dalam suasana kekhawatiran.
Panti Utomo selaku Kepala Desa Kemiri dalam keterangannya kepada awak media menyampaikan, bahwa warganya khawatir dan ketakutan. Jelasnya, kabel yang membentang dari tiang PLN di sekitar perempatan jalan Rumping. Sejauh 150 meter lebih terhubung ke 2 rumah warga tampa ada penyangga permanaen, sehingga harus pasang penyangga dari bambu.
“Yang jelas warga khawatir dan ketakutan terjadi sesuatu karena aliran listrik sudah menyentuh tanah. Saya gak habis pikir, itu kan kabel resmi milik PLN setidaknya dipasang penyangga permanen. Saya mohon kepada petugas PLN untuk segera tinjau lokasi sebelum ada kejadian warga tersengat aliran listrik. Buatkan penyangga permanen sehingga masyarakat terutama petani merasa nyaman saat aktivitas di sawahnya”, ungkapanya Minggu 10 Mei 2026.
Panti Utomo lebih lanjut menegaskan kembali, berharap petugas PLN tidak melakukan pembiaran kondisi yang mengancam keselamatan warganya. Kades Panti mengaku juga akan koordinasi dengan Camat, Kapolsek dan Danramil Singojuruh agar mengkomunikasikan permasalahan tersebut ke petugas PLN setempat.
Salah satu warga petani setempat menyampaikan, bahwa dirinya juga para buruh pekerja pertanian merasa khawatir dan sangat berhati-hati. Takut kalau kabel itu ada yang terkelupas karena gesekan terus dengan tanah juga tanaman liar. Apalagi area persawahan setiap hari digenangi air, maka bila teraliri tegangan listrik bisa fatal kejadiannya. (r35).






