DPC PKB Blora Gelar UKK Pengurus Baru, Arief Rohman: Fokus Regenerasi dan Libatkan Generasi Muda

KABAROPOSISI.NET|Blora – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Blora menggelar Uji Kelayakan dan Kompetensi (UKK) sebagai bagian dari proses penyusunan kepengurusan baru. Kegiatan tersebut menjadi tahapan penting dalam menata jajaran pengurus, mulai dari unsur Mustasyar hingga Dewan Tanfidz, sesuai dengan ketentuan organisasi partai.

Ketua DPC PKB Kabupaten Blora, Arief Rohman, menjelaskan bahwa UKK merupakan mekanisme yang diatur dalam organisasi untuk memastikan calon pengurus memiliki kapasitas dan kompetensi dalam menjalankan tugas kepartaian.

Bacaan Lainnya

“Ini adalah proses penataan kepengurusan DPC PKB yang baru dari jajaran Mustasyar hingga Dewan Tanfidz. Semua dilakukan melalui UKK atau Uji Kelayakan dan Kompetensi sesuai aturan partai,” ujar Arief.

Ia menambahkan, salah satu perhatian dalam penyusunan kepengurusan adalah regenerasi organisasi, khususnya pada kepengurusan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB. Sesuai ketentuan partai, usia ketua DPAC dibatasi maksimal 35 tahun sehingga diperlukan penyegaran kepemimpinan.

“Untuk Ketua DPAC, sesuai aturan usia maksimal 35 tahun. Karena itu, hari ini kita melakukan penyegaran dan perubahan agar regenerasi kepemimpinan di PKB terus berjalan,” jelasnya.

Arief juga menekankan pentingnya sinergi antara PKB dan Nahdlatul Ulama (NU), mengingat PKB lahir dari rahim NU. Menurutnya, kolaborasi kedua elemen tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Blora.

“PKB dilahirkan oleh NU. Ke depan, yang utama adalah bagaimana PKB dan NU terus bersinergi untuk memberikan kemanfaatan bagi masyarakat Kabupaten Blora,” katanya.

Selain memperkuat konsolidasi internal, PKB Blora juga menaruh perhatian besar terhadap keterlibatan generasi muda. Arief menilai komposisi pemilih pada masa mendatang didominasi kalangan milenial dan Generasi Z, sehingga partainya harus mampu menghadirkan ruang bagi anak-anak muda untuk berpolitik secara positif.

“Kami ingin merekrut dan mengajak anak-anak muda agar peduli terhadap politik serta mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat. Ini menjadi bagian dari strategi PKB menghadapi dinamika politik ke depan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Arief menegaskan bahwa PKB akan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan demi mendukung pembangunan Kabupaten Blora.

“Kami akan bergerak bersama seluruh stakeholder untuk membangun Kabupaten Blora menjadi lebih baik,” pungkasnya. (GaS)

Pos terkait