Warga Pertanyakan Penambalan Jalan Ada Yang Terlewati Terhenti

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Pengerjaan penambalan jalan berlubang oleh Pemkab Banyuwangi melalui Dinas terkait. Pada ruas jalan Kabupaten di jalur Desa Singojuruh Desa Padang, dan Desa Singolatren). Membuat masyarakat pengguna jalan terutama anak-anak sekolah. Gembira karena akses aktivitas kesehariannya sudah nyaman dilalui.

Terakhir diketahui Selasa 8 September 2026 pengerjaan penambalan jalan sudah masuk wilayah Dusun Wijenan Kidul sekira 100 meter lagi sampai di pertigaan tugu singa kantor Desa Singolatren. Sayangnya pada Rabu 9 September 2026 kegiatan pengerjaan penambalan jalan sudah berhenti tidak terlihat ada aktivitas lagi hingga hari ini Jumat 11 September 2026, kenapa ?.

Bacaan Lainnya

Sementara masih ada sekira dua, tiga titik lagi jalan berlubang cukup parah sebelum kantor Desa Singolatren belum tertangani. Apakah pengerjaan penambalan masih berlanjut hanya sementara dihentikan karena sesuatu hal. Atau memang sudah terhenti permanen belum didapat informasi dari pihak terkait.

Karena sudah sekian hari dan di sekitar lokasi tidak terlihat lagi keberadaan alat berat. Maka warga mempertanyakan, kenapa tinggal sedikit lagi penambalan jalan itu tidak diteruskan. Salah satu tokoh masyarakat setempat yang pertanyakan hal tersebut berinisial SBD,

“Apuo nambel dalan kari sitik di endegaken, wayae kang ajur di tinggal”, artinya “Kenapa nambal jalan tinggal sedikit kok dihentikan, waktunya yang rusak parah ditinggal”, lontar SBD.

Pj. Kades Singolatren Suko Mulyono dalam konfirmasinya mengaku juga sudah menghubungi Kadis CKPP Kabupaten Banyuwangi. Memohon agar beberapa titik jalan berlubang tertinggal di selatan kantor desanya tertangani. Sayangnya kata Pj. Kades, sampai hari ini belum ada tanggapan dari Kadis PU CKPP.

“Saya sudah koordinasikan masalah itu ke Pak Kadis mas, masih belum ada jawaban. Semoga saja direspon kita tunggu saja”, tutur Pj. Kades Singolatren.

Tak hanya itu, awak mediapun menyampaikan informasi terkait persoalan yang sama kepada Kadis PU CKPP melalui saluran Whats-App nya. Namun hingga dilansirnya berita ini juga belum mendapat tanggapan. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *