Pemkab Blora Tunggu Penjelasan Kementerian PU soal Nasib Bendungan Cabean dan Karangnongko

KABAROPOSISI.NET|Blora – Isu efisiensi anggaran yang dikabarkan menyentuh proyek Bendungan Cabean mulai memunculkan tanda tanya mengenai kelanjutan pembangunan dua bendungan strategis di Kabupaten Blora. Untuk memastikan kondisi sebenarnya, Pemerintah Kabupaten Blora akan mengundang Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) guna memberikan penjelasan resmi terkait progres Bendungan Cabean dan Bendungan Karangnongko.

Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9 Oktober mendatang. Pemkab Blora berharap forum itu dapat memberikan kepastian mengenai perkembangan terbaru kedua proyek yang selama ini menjadi perhatian masyarakat karena dinilai memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan air baku, irigasi, dan pembangunan daerah.

Bacaan Lainnya

Bupati Blora Arief Rohman mengungkapkan, berdasarkan laporan awal yang diterimanya, proyek Bendungan Cabean dikabarkan terdampak kebijakan efisiensi anggaran. Namun, informasi tersebut masih bersifat sementara dan perlu dikonfirmasi langsung kepada Kementerian PU sebagai pihak yang memiliki kewenangan atas proyek nasional tersebut.

“Sekilas kami mendapat laporan memang kalau Cabean anggarannya akan kena efisiensi. Sehingga yang dikerjakan sekarang sebenarnya lebih kepada pekerjaan yang sudah terikat kontrak. Ini akan kami konfirmasi lebih detail,” ujarnya.

Karena itu, Pemkab Blora sengaja mengundang jajaran Kementerian PU dan BBWS agar dapat menyampaikan secara langsung perkembangan terkini, termasuk kepastian alokasi anggaran dan tahapan pekerjaan yang sedang berjalan pada kedua bendungan tersebut.

“Tanggal 9 kami akan mengundang dari Kementerian PU untuk datang ke Blora menjelaskan proyek Cabean dan proyek Karangnongko. Ini dua bendungan yang sedang berproses di Blora. Insya Allah jalan, tetapi lebih pastinya karena ini proyek pusat, nanti dari Kementerian akan kami minta konfirmasi terakhir tentang anggaran pembangunan Cabean dan Karangnongko,” katanya.

Selain perkembangan pembangunan fisik, Pemkab Blora juga akan meminta penjelasan mengenai proses pembebasan lahan Bendungan Karangnongko yang hingga kini masih terus berjalan. Tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum proyek dapat dilaksanakan secara penuh sesuai rencana pemerintah pusat.

“Untuk pembebasan tanah di Karangnongko sekarang sedang berproses. Untuk lebih detailnya, kami akan menunggu penjelasan dari Kementerian PU terkait proyek Cabean dan Karangnongko,” tambahnya.

Pemkab Blora berharap pertemuan tersebut dapat menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di masyarakat, terutama terkait dampak kebijakan efisiensi anggaran terhadap proyek Bendungan Cabean, sekaligus memberikan kepastian mengenai keberlanjutan pembangunan dua bendungan strategis yang diharapkan mampu mendukung ketahanan air dan pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Blora. (GaS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *