Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI _ Bertempat di Pendopo Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi,Rabu 28 Oktober 2026. Berlangsung acara Konsultasi Publik Paket Pelebaran Jalan Jurusan Genteng – Temuguruh – Wonorekso. Yang digelar oleh UPT PJJ Banyuwangi Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Timur..
Dalam acara tersebut hadir para pejabat terkait baik Kabupaten maupun Provinsi. Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Komisi D yaitu dr. Agung Mulyono dari Fraksi Partai Demokrat.
Pada rangkaian acara tersebut ada sesi diskusi setelah sambutan-sambutan para pihak terkait. Kapolsek Singojuruh AKP Achmad Rudy, SH memanfaatkan kesempatan sesi diskusi. Dengan menyampaikan beberapa hal yang menurutnya perlu diperhatikan oleh pihak pelaksana kegiatan pelebaran jalan.
Bahwa sebenarnya terkait pelebaran jalan itu, menurut AKP Achmad Rudy, pihak rekanan atau kontraktor istilah lainnya, sudah memahami dan profesional terkait cara pengaturan pada saat pelaksanaan. Namun demikian kata AKP Achmad Rudy, karena mobilitas masyarakat pengguna jalan di Banyuwangi terutama di jalur Genteng – Temuguruh – Wonorekso itu sangat padat disarankan,
“Saran saya karena mobilitas masyarakat pengguna jalan di jalur Genteng Temuguruh Wonorekso sangat padat. Terlebih masyarakat sudah mayoritas mengenal digital atau medsos. Tolong informasi ke terkait pengalihan arus lalu lintas ke publik disegerakan dan detil. Titik-titik mana saja yang harus dilakukan pengendalian pengalihan arus lalu lintasnya. Juga harus ada bangunan komunikasi yang kuat para pihak terkait. Biar dalam satu kesepakatan dan tidak tarik ulur tanggung jawab”, sarannya.
Berikut terkait pelaksanaan nanti menghindari terjadinya kemacetan di titik-titik tertentu. Ada komunikasi dari Dinas Perhubungan dengan kepolisian. Dengan harapan kemacetan bisa terurai secepatnya sebelum ada framing dari masyarakat pengguna jalan karena kecewa. Pasalnya kata Kapolsek jangan melakukan sesuatu tindakan menunggu viral di medsos.
Berikut Kapolsek Singojuruh di kesempatan tersebut mengajukan semacam permintaan kepada dr. Agung selaku anggota DPRD Provinsi Jawa Timur.
“Saya mohon kepada Pak Dewan, dibantu tidak hanya terkait pelebaran jalan saja. Karena angka kecelakaan di Banyuwangi cukup tinggi. Ada 4 indikator penyebab terjadinya kecelakaan diantaranya yaitu kondisi jalan, manusia, cuaca, dan kendaraan. Oleh karena itu kelengkapan fasilitas jalan juga perlu mendapat perhatian. Seperti rambu – rambu di titik rawan kecelakaan, lampu penerangan jalan di titik rawan tindak kriminal”, pintanya.
Berikut kepada pihak pelaksana, Kapolsek berharap agar penyelesaian pengerjaan pelebaran jalan dimajukan sebelum bulan Desember sudah selesai. Karena di penghujung bulan Desember dalam rangka merayakan Natal dan Tahun Baru (Baru) mobilitas masyarakat luar biasa. Terlebih kata Kapolsek Wisata dan Budaya di Banyuwangi sudah menasional. Banyuwangi bisa jadi jadi jujukan penikmat Nataru baik dari dalam maupun luar Banyuwangi. (r35).






