Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI- Kampung Siaga Bencana (KSB) Singomanjuruh Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi. Yang keberadaannya dideklariskan sekira setahunan yang lalu. KSB ini terbentuk atas inisiatif tokoh masyarakat bersama Forpimka Singojuruh.
Dipercaya sebagai Ketua KSB Singomanjuruh H. Abdul Munir yang tak lain Kepala Desa Alasmalang. KSB Singomanjuruh saat deklarasi keberadaannya menerima bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Timur berupa peralatan kesiapsiagaan penanggulangan bencana dan sejumlah logistik.
Atas dasar hal tersebut KSB Singomanjuruh, Rabu 4/11)2026 distribusikan bantuan logistik dari BPBD Provinsi Jawa Timur. Terlihat dalam kegiatan tersebut Kapolsek Singojuruh AKP Achmad Rudy, SH, Sekcam Singojuruh Joni Prianto, S.ST, dan sejumlah pengurus KSB Singomanjuruh.
H. Abdul Munir selaku Kepala Desa Alasmalang juga selaku Ketua KSB Singomanjuruh. Menyampaikan kepada warga Dusun Karangasem, untuk lebih waspada mengingat musim hujan. Yang mana debit air sungai Badeng khusunya di Dam Garit harus diwaspadai. Sehubungan dengan kontruksi Jembatan yang mudah tersumbat oleh material bawaan dari hulu.
“Saya selaku Kades juga Ketua KSB, distribusikan bantuan logistik dari BPBD Provinsi kepada bapak ibu yang kemarin terdampak banjir. Syukur alhamdulillah banjir kali ini tidak separah seperti sebelumnya. Namun demikian saya minta bapak ibu tetap waspada tapi jangan panik, sambil berdoa agar kita semua dijauhkan dari musibah”, tuturnya.
“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat untuk bagi bapak ibu. Bencana itu sebenarnya tidak kita harapkan, tapi juga tidak bisa menghindar ketika memang datang. Oleh karena itu ikhtiar kita, harus waspada, dan siap menghadapinya. Apalagi sudah ada Kampung Siaga Bencana. Maka yang terkait penanggulangan bencana insyaallah bisa diatasi. Hujan kita harap kehadirannya satu sisi membawa berkah, satu sisi bisa jadi bencana bila intensitasnya berlebihan”, ungkapnya.
Kapolsek Singojuruh AKP Achmad Rudy, SH sekilas menjelaskan bahwa di Kecamatan Singojuruh ada KSB yaitu Kampung Siaga Bencana. Yang tujuannya bila ada bencana bisa membantu dalam hal penanggulan bencana. Bahkan setidaknya bisa melakukan deteksi dini terhadap potensi-potensi terjadinya bencana di sekitar. Sehingga masyarakat bisa siaga untuk mengurangi resiko dampak bencana.
“KSB ini digagas oleh tokoh masyarakat dan Forpimka agar berkontribusi dalam hal penanggulangan bencana. Beberapa bulan lalu KAB dapat bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Timur berupa makanan siap saji, lauk pauk, dan peralatan kebutuhan bayi. Hari ini saya, Pak Sekcam, dan Pak Kades mendistribusikan bantuan ini kepada njenengan semua yang kemarin terdampak bencana, semoga bermanfaat”, kata Kapolsek.
Kapolsek juga berharap agar warga Dusun Karangasem khususnya dan Desa Alasmalang umumnya. Sehubungan dengan kondisi musim hujan, agar bila beraktivitas di luar rumah bisa menyesuaikan diri dengan kondisi alam. Ketika dirasa kondisi kurang nyaman jangan dipaksakan untuk beraktivitas. Karena kata Kapolsek, rata-rata kejadian bencana terjadi pada musim hujan. Semisal banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
“Mari kita berdoa bersama, semoga jembatan Garit segera diperbaiki seperti yang disampaikan Pak Kades tadi, mudah-mudahan tahun 2027 betul-betul teralisasi. Sehingga njenengan semua bisa hidup tenang tidak dalam kekhwatiran “, imbuh dan pungkasnya. (r35).
