BANGKALAN | Kabaroposisi.net – Gelar Sosialisasi Diseminasi Integrasi Pendidikan Lalu lintas Pada anak usia dini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan bekerjasama dengan Satlantas Polres Bangkalan untuk mengimplementasikan tata tertib berlalulintas dengan tujuan agar lebih menjaga dan mengutamakan keselamatan anak-anak usia dini.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung SDN Keraton 2 Bangkalan, yang diikuti seluruh Kepala Sekolah se-Kecamatan Bangkalan serta Komite dari masing-masing lembaga sekolah.
Mohammad Arifin selaku ketua K3S Kecamatan Bangkalan yang sekaligus penyelanggara dari kegiatan tersebut berharap agar materi-materi yang telah disampaikan dalam sosialisasi tersebut dapat di implementasikan dalam kesehariannya.
“Momentum ini barangkali bisa dijadikan pegangan oleh semua yang hadir pada hari ini, karena berkesempatan langsung untuk mendapatkan ilmunya dari narasumber dan mungkin yang belum hadir kami bisa imbaskan di kegiatan-kegiatan guslah maupun di kelompok-kelompok kecil, kemudian yang di komite itu mungkin nanti bisa ditindaklanjuti di paguyuban-paguyuban kelas,” ujar Arifin, rabu (28/9/22) disela-sela kegiatan.
Sementara itu, Koordinator Wilayah (korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Bangkalan yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang telah disepakati antara disdik dan juga satreskrim polres Bangkalan pada tanggal 9 September 2022 lalu.
“Ini adalah tindak lanjut MoU antara Polres Bangkalan dengan Dinas Pendidikan, terkait dengan adanya pembelajaran lalulintas yang di masukkan di kurikulum mata pelajaran Sekolah Dasar, dan kami bangga dikarenakan Kecamatan Bangkalan masuk disosialisasi perdana dari Bapak kanit Kamsel Satlantas Polres Bangkalan”,
Selain itu dirinya mengatakan agar para kepsek serta guru dapat menyelipkan pelajaran tata tertib berlalulintas ini pada mata pelajaran tertentu.
“Ilmu yang telah diberikan oleh Kanit Kamsel pada kepala sekolah ini, semoga bisa langsung di berikan kepada guru-guru, agar nantinya paling tidak 5-10 menit menyusupkan etika tata tertib dan kesadaran berlalulintas, dalam tataran mata pelajaran PPKN atau Pendidikan Agama,” ucapnya.
Dijelaskannya, keterlibatan komite pada kegiatan sosialisasi tersebut agar dapat menyalurkan ilmu atau pemahaman yang telah diberikan oleh Kanit Kamsel Satreskrim pada Paguyuban di masing-masing lembaga sekolah.
“Jadi mereka agar bisa mendesiminasi pada paguyuban masing-masing kelas itu bisa dapat intervensi, bagaimana berakhlak dijalan raya,” tukasnya.
Korwil yang dikenal ramah ini juga berharap kepada seluruh warga Pendidikan agar selalu patuh dan menuruti aturan berlalulintas sehingga dapat meminimalisir atau terhindar dari segala hal yang dapat merugikan diri sendiri teruma pada saat berkendara dijalan raya.
“Setiap warga Pendidikan khususnya kepala sekolah dan juga guru untuk betul-betul memberikan pelajaran atau pemahaman kepada murid-muridnya karena mereka ini masih SD masih anak-anak jadi tataran untuk berlalu lintas itu nyaris belum ada, tetapi menilik dari kecelakaan yang menimpa salah satu kepsek SDN Kemayoran 2 Bangkalan, yang baru-baru mengalami kecelakaan, dia itu dirugikan dengan patah bahunya dengan diserempet oleh oknum yang tidak mau bertanggung jawab, oleh karena itu saya berharap semua warga pendidikan Kabupaten Bangkalan betul-betul punya akhlak yang baik dijalan raya dan yang paling penting adalah mematuhi peraturan lalulintas yang sudah sesuai dengan undang-undang,” pungkasnya. (Sul/Fin)






