Pimpinan DPRD Banyuwangi Michael EH, Serap Aspirasi & Edukasi Politik Pada Warga Sukojati

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Salah satu Pimpinan DPRD Kabupaten Banyuwangi Michael Edy Hariyanto, SH., MH yang tak lain adalah Ketua DPC Partai Demokrat. Lakukan kegiatan serap aspirasi dan edukasi politik kepada warga Dusun Kampung Lor Desa Sukojati Kecamatan Blimbingsari Rabu malam (21/6/2023).

Kehadiran Michael Edy Hariyanto di Dusun Kampung Lor Desa Sukojati didampingi Julisetyo Puji Rahayu (Sek. DPC Partai Demokrat). Turut hadir Leona Valesia (Caleg DPRD Dapil : 2), Yanti Hariyani (Caleg DPRD Dapil : 1), Isyrofah Amaliyah Ahmad (Caleg DPRD Provinsi Jatim), dan Ir. Ahmad Wahyudi.

Sambut dan terima kehadiran Michael Edy Hariyanto Untung Suripno (Kades Sukojati) serta warganya, dan Budiharto Kepala Desa Karangbendo.

Untung Suripno selaku Kepala Desa Sukojati dan warganya sambut baik kehadiran Pimpinan DPRD Banyuwangi Michael Edy Hariyanto, SH., MH beserta rombongannya.

Kades Untung menjelaskan kepada masyarakatnya, bahwa program pembangunan di Desa tidak semuanya terkafer oleh anggaran desa. Untuk itu diperlukan kerjasama antara Pemerintah Desa dengan Anggota DPRD. Oleh karena itu Kades Untung katakan kepada masyarakatnya, manfaatkan kehadiran Michael selaku Pimpinan DPRD untuk menyampaiakan apa yang jadi aspirasinya demi pembangunan di Desa Sukojati.

Michael selaku Pimpinan DPRD dalam sambutannya awali dengan membenarkan apa yang disampaikan oleh Kades Sukojati. Bahwa kehadirannya dalam rangka serap aspirasi dari warga Desa Sukojati, karena memang serap aspirasi adalah kewajiban anggota DPR sebagai wakilnya rakyat. Di katakannya pula Pemerintah Desa tidak bisa membiayai pembangunan di desanya hanya dengan mengandalkan anggaran desa, tapi perlu campur tangan dan kerjasama dengan Anggota DPR.

Selanjutnya Michael berikan pendidikan politik, yang mana menurutnya kalau masyarakat ingin berubah lebih baik maka harus faham tentang politik dan tidak main-main dengan politik.

Karena kata Michael, di negara demokrasi yang menentukan bagaimana hidup rakyat ke depan ditentukan melalui kebijakan-kebijakan politik.

Lanjut Michael katakan, semua partai itu baik dan sama tujuannya yaitu ingin membuat rakyat hidup lebih baik dan sejahtera. Yang tidak baik adalah oknum yang ada di dalam partai politik itu sendiri, sehingga masyarakat banyak yang tidak suka politik karena ulah oknum partai politik. Maka tak heran bila ada masyarakat yang mengatakan politik itu kejam padahal itu ulah oknum bukan partainya. Pasalnya Michael menekankan, kalau ingin berubah jadi lebih baik silahkan jatuhkan pilihan atau dukungan politik kepada siapapun, tapi carilah dari mereka yang baik orangnya.

Sebagai pemantapan edukasi politik Ir. Wahyudi turut berbagi pengetahuan politiknya kepada warga Sukojati. Dalam pemaparannya Ir. Wahyudi lebih kepada soal betapa pentingnya politik dalam suatu negara terlebih di negara yang manganut sistem demokrasi. Ir. Wahyudi juga sampaikan apa dan seperti apa yang namanya politik dari sudut pandang agama islam. Sekilas diceritakan tentang Nabi Ibrahim dalam surat Albaqoroh ayat 126 berdoa : “Robbij’al haadza baladan aaminan warzuq ahlahu minat tamarot” yang artinya : “Ya Tuhanku, jadikanlah (negeri Mekah) ini negeri yang aman dan berilah rezeki berupa buah-buahan kepada penduduknya”.

Artinya kata Ir. Wahyudi ada dua yang diminta oleh Nabi Ibrohim dalam doanya yaitu pertama tentang negara yang aman, kedua tentang ekonomi. Jadi ngurus negara adalah bagian dari agama, dan politik itu bagian dari syari’at islam karena memang agama islam mengajarkan tentang bagaimana negara yang “baldatun thayyibatun wa robbun ghofur”. Berikut dikatakan oleh Ir. Wahyudi, jadi negara yang aman, negara yang makmur, negara yang sejahtera adalah tujuan dari islam. (ktb).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *