BANGKALAN | Kabroposisi.net – Resmi usai sudah gelaran Expo Pendidikan 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
Perayaan yang berlangsung selama tiga hari penuh, mulai 2 hingga 4 Mei 2025, ditutup dengan pengumuman para pemenang lomba dan penghargaan.

Kabar membanggakan datang dari Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Sepulu yang berhasil menyabet juara ketiga dalam ajang pemaparan program pendidikan.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Korwil Sepulu dalam memajukan pendidikan di wilayahnya.
Korwil Sepulu mengusung visi besar: “Terwujudnya pendidikan berkualitas dengan menanamkan pendidikan berkarakter.” Visi ini diterjemahkan ke dalam lima misi utama yang mencakup sistem pendidikan bermutu, manajemen pengelolaan yang efisien, kurikulum berbasis nilai, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta pengembangan potensi siswa.

Selama tahun 2024, Korwil Sepulu telah mencatat berbagai capaian signifikan. Salah satunya adalah peningkatan kemampuan manajerial para kepala sekolah.
Dari penyusunan RKAS tepat waktu hingga pengambilan keputusan strategis, kepala sekolah di wilayah ini menunjukkan profesionalisme tinggi.

Tidak hanya itu, disiplin di lingkungan sekolah juga meningkat tajam. Kepala sekolah, guru, dan siswa menunjukkan kedisiplinan waktu dan konsistensi dalam mengikuti upacara bendera. Guru juga semakin terampil dalam menggunakan perangkat ajar secara optimal.
Aspek profesionalisme guru turut menjadi perhatian utama. Korwil Sepulu mendorong guru untuk aktif mengikuti KKG, pelatihan, webinar, dan berbagai forum peningkatan kompetensi. Selain itu, keterlibatan dalam organisasi seperti PGRI dan koperasi guru juga semakin kuat.
Di bidang prestasi siswa, Korwil Sepulu menunjukkan hasil yang menggembirakan. SDIT Kelbung berhasil meraih juara harapan 3 dalam lomba tahfidz tingkat Jawa Timur dan juara harapan 1 dalam LKBB se-Madura. Sementara itu, SDN Prancak 2 mencatat prestasi sebagai juara 3 lomba menulis cerpen tingkat Kabupaten Bangkalan.
Tak hanya berpuas diri dengan pencapaian, Sayadi, S.Pd Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Sepulu juga meluncurkan dua inovasi baru yang sangat berdampak.
Inovasi pertama adalah “Jusab Turba” (Jumat–Sabtu Turun ke Bawah), yang berfokus pada pendampingan langsung ke PAUD binaan serta bimbingan ke sekolah-sekolah di wilayah Sepulu.
Inovasi kedua adalah “Kaberlakoh” (Kerja Bareng Kepala Sekolah dan Operator Sekolah), yang bertujuan meningkatkan kemampuan kepala sekolah dan operator dalam pengelolaan aplikasi pendidikan digital seperti e-Kinerja, MYASN, SIASN, SIMPEG, dan PMM.
“Kedua inovasi tersebut menunjukkan pendekatan partisipatif dan digitalisasi yang kuat dalam membina pendidikan berbasis teknologi dan kolaborasi. Program ini juga menjadi inspirasi bagi Korwil lain di Kabupaten Bangkalan.” ujarnya.
Melangkah ke tahun 2025, Sayadi juga telah menyusun serangkaian program kerja yang progresif. Fokus utamanya adalah peningkatan mutu pendidikan melalui perbaikan kurikulum, penguatan KKG, KKGA, dan KKGO, serta pelatihan guru berbasis digital.
Selain itu, program kerja tersebut juga mencakup pengembangan media pembelajaran interaktif, pembangunan sistem informasi pendidikan elektronik, serta pengadaan sarana pendukung dan rehabilitasi ruang kelas.
Tak ketinggalan, pembentukan karakter anak menjadi prioritas utama melalui penerapan program “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang diharapkan mampu mencetak generasi penerus bangsa yang berkarakter kuat dan unggul.
Dengan seluruh program, capaian, dan inovasi yang telah dijalankan, dirinya juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, kondusif, dan berdaya saing,” imbuhnya. (Fin)






