Emil Dardak Ajak Santri Darul Ulum Jombang Memiliki Kreativitas Keercayaan Diri

KABAROPOSISI.NET|Jombang, – Kampus UNIPPDU Peterongan Jombang gelar festival Banjari diikuti oleh Siswa SMA sederajat dihadiri oleh menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Gubarnur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak, Bupati Jombang beserta Forkopinda serta Kyai Haji Zaimuddin Wijaya As’ad, Gus Zahrul Azhar Kyai Haji Zulfikar As’ad, Gus Zahrul Jihad As’ad lalu Kyai Haji Rohmatul Akbar Rifa’i dan semua santri pondok pesantren Darul Ulum bertempat di Islami Center Ponpes Darul Ulum Jombang. Jumat malam (8/4/2022)

Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab ketika sambutan menyampaikan, kegiatan Festival Banjari tingkat pelajar SMA sederajat se Jawa Timur yang di selenggarakan oleh Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum merupakan kegiatan yang luar biasa.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah pada kegiatan Festival Banjari tingkat pelajar SMA sederajat se Jawa timur yang di selenggarakan oleh Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum ini telah di ikuti oleh 80 peserta dan pada hari Jum’at, 8 April 2022 ini terdapat 10 peserta terbaik yang akan di final,” tutur Bupati Jombang.

Di samping itu, Bupati Jombang juga mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada Menteri BUMN, H. Erick Thohir dan Wakil Gubernur Jawa Timur, H. Emil Dardak yang telah menghadiri kegiatan Festival Banjari tingkat pelajar SMA sederajat se Jawa Timur yang di selenggarakan oleh Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU).

Emil Dardak dan Forkopinda di Unippdu

Sementara itu, Menteri BUMN, H. Erick Thohir menyampaikan, untuk kedepannya perekonomian Indonesia tidak lagi bertahan dan berdiri berdasarkan karena kekayaan alam seperti batu bara, minyak dan lainya. Namun Indonesia harus membangun pendidikan bagi masyarakat khususnya generasi muda penerus bangsa.

Menurut Erick, dengan berkembangnya zaman dan setiap tahunnya pasti teknologi akan terus semakin canggih dan semakin meningkat kualitasnya.

Maka dari itu, penting bagi generasi muda untuk bisa menggunakan teknologi dan bisa memanfaatkan peluang pekerjaan.

“Anak muda Indonesia harus bisa melihat kesempatan bagaimana mengembangkan dirinya untuk mengisi pekerjaan pekerjaan jenis baru yang jumlahnya 17 juta sampai tahun 2030 tetapi harus tahu yang namanya teknologi. Kita perlu tahu yang namanya data saintis, kita perlu yang namanya generasi muda yang mengerti artinya face intelejen, kita perlu mining saintis,” tegasnya.

lanjutnya, Apabila Indonesia tidak bisa menciptakan generasi muda dan mengambil generasi muda yang memahami data saintis, face intelejen, dan mining saintis maka generasi muda tersebut akan di ambil oleh orang lain dan di ambil bangsa lain.

Emil Dardak dan Erick Tohir di Festival Banjari

Sedangkan itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, H. Emil Dardak mengatakan, dengan menghadiri acara festival banjari di bulan Ramadan bisa menjadi sebuah wadah untuk mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan yang produktif, meningkatkan kualitas keimanan ketakwaan dan menjadi sebuah momentum untuk meningkatkan eksistensi pondok pesantren sebagai epicentrum untuk meningkatkan masyarakat.

” Tentunya kita berharap bahwa hal ini akan memiliki kreativitas kepercayaan diri kemudian juga keberanian mengambil resiko karena itulah karakter karakter yang harus dimiliki jika kita ingin bisa menghadapi persaingan masa depan,” pungkas Wakil Gubernur Jawa Timur, “(sap)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *