Anas Buka Bazar UMKM Permulaan Akan Digelarnya Ritual Adat Kebo-Keboan Alas Malang

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Sebentar lagi Ritual Adat Kebo-Keboan Desa Alasmalang yang sangat dinanti-nantikan banyak khalayak baik dalam maupun luar Kabupaten Banyuwangi itu, akan digelar. Ritual Adat Kebo-Keboan Alasmalang bukan sesuatu yang baru, melainkan secara turun-temurun sejak tempo dulu dilakukan oleh warga Desa Alasmalang Kecamatan Singojuruh.

Untuk kegiatan Ritual Adat Kebo-Keboan Alasmalang yang kabarnya akan digelar pada hari Minggu 30 Juli 2023 mendatang itu. Penyelenggaraannya tahun ini dipercayakan kepada generasi muda didukung tokoh adat setempat dan Pemerintah Desa Alasmalang. Namun untuk tahun ini Ritual Adat Kebo-Keboan diawali dengan kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat digelar Bazar UMKM selama 7 hari sebelum hari H.

Dan hari ini Senin 24 Juli 2023 Plt. Camat Singojuruh Anas Sugiarto yang lebih akrab dengan panggilan nama Anas. Membuka kegiatan Bazar UMKM di Dusun Krajan Desa Alasmalang konon katanya adalah kampung cikal bakal lahirnya adat Kebo-Keboan yang tersohor menasional bahkan mendunia itu.

Puluhan lapak UMKM dengan ragam produk jualan baik berupa kuliner jajanan, makanan dan kerajinan berjajar di kanan kiri sepanjang jalan Dusun Krajan Desa Alasmalang. Sementara muda-mudi Alasmalang terlihat sibuk rias beberapa tempat yang akan jadi rute kegiatan Ritual Adat Kebo-Keboan.

Pada seremoni pembukaan Bazar, Yusuf perwakilan Panitia Ritual Adat Kebo-Keboan dalan sambutannya mengaku sangat bersyukur kegiatan Ritual Adat Kebo-Keboan bisa digelar lagi. Atas nama Panitia Yusuf menyampaikan ucapan terima kasih kepada generasi muda dan seluruh masyarakat yang antusias turut mempersiapkan kegiatan Adat Kebo-Keboan warisan leluhurnya.

Hadi Surigo selaku Kepala Desa, mengajak masyarakatnya untuk tetap mempertahankan budaya atau adat Kebo-Keboan peninggalan para leluhur. Selaku bagian dari Pemerintah atau Kepala Desa, Hadi Surigo mengaku akan selalu mensupport kegiatan masyarakatnya termasuk kegiatan Ritual Adat Kebo-Keboan. Ucapan terima kasihpun disampaikan atas antusias masyarakatnya. Tentang diadakannya Bazar UMKM, Kades Surigo berharap setiap kegiatan Ritual Adat Kebo-Keboan dilaksanakan tidak hanya nguri-uri budaya, namun juga berdampak ekonomi kepada masyarakat.

Sementara Anas Plt. Camat Singojuruh hampir senada dengan apa yang disampaikan Kepala Desa Alasamalang. Mengapresiasi atas kekompakan masyarakat Dusun Krajan Desa Alasmalang terutama generasi muda, yang telah menandai akan digelarnya Ritual Adat Kebo-Keboan dengan kegiatan Bazar UMKM. Hal tersebut (Bazar) kata Anas, adalah kegiatan yang memang disarankan oleh Bupati Banyuwangi, bahwa setiap kegiatan di masyarakat harus ada unsur pemberdayaan masyarakat dan punya nilai ekonomi.

Anas juga berharap kepada Panitia, agar pelaksanaan kegiatan Ritual Adat Kebo-Keboan dilaksanakan dengan baik, memjamin kenyamanan dan keamanan pengunjung. Oleh karena itu Plt. Camat sarankan Panitia untuk intens lakukan komunikasi dan koordinasi baik dengan Pemerintah Desa, Kecamatan, serta pihak aparat baik TNI maupun POLRI. Pasalnya Anas semangati warga Alasmalang kembalikan kejayaan kegiatan Ritual Adat Kebo-Keboan seperti yang sudah alami sebelumnya.

Di kesempatan tersebut Anas sisipkan hibauan kepada masyarakat Desa Alasmalang, untuk melakukan regristasi IKD (Indentitas Kependudukan Digital). Disarankan juga untuk mengaploud aplikasi Smart Kampung, karena melalui aplikasi Smart Kampung itu masyarakat bisa mendapatkan beberapa pelayanan pemerintah, presensi, dan layanan pembayaran pajak. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *