Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Peristiwa banjir bandang pada tahun 2016 yang menimpa Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi. Adalah sebuah peristiwa yang hingga sekarang masih melekat kuat dalam ingatan dan menyisakan trauma. Oleh karenanya, aspirasi permintaan dilakukan renovasi terus digaungkan oleh warga Alasmalang kepada Pemerintah.
Langkah perjuangan warga Alasmalang yang dilakukan untuk bisa mendapatkan perhatian dari Pemerintah Dinas terkait. Dimulai dari melayangkan surat kepada Bupati dan DPRD Banyuwangi. Selanjutnya dilakukan sidak sekaligus serap aspirasi oleh Komisi D yang diwakili oleh Yuliawan Bambang Sukiyanto dari Fraksi Demokrat, dan Suwito dari Fraksi Gerindra.
Pantauan media pada saat ke dua anggota dewan dari Komisi D (Yuliawan dan Suwito) sidak dan setelah serap aspirasi dari warga Alasmalang di halaman kantor Korsda Kecamatan Singojuruh. Spontan ikut menyuarakan apa yang menjadi keinginan warga Alasmalang kepada Pemerintah, yaitu agar renovasi pada jembatan Garit diprioritaskan.
Tak cukup di situ, sangking getolnya memperjuangkan aspirasi/keinginannya warga Alasmalang, agar jembatan Garit yang dianggap sebagai ancaman itu direnovasi. Dibuatlah proposal bersama Pemerintah Desa Alasmalang untuk dilayangkan kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Singkat cerita, pada suatu kesempatan difasilitasi oleh Michael Edy Hariyanto, SH., MH Ketua DPC Partai Demokrat yang juga selaku Pimpinan DPRD Banyuwangi. Saat Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didampingi Wagup Provinsi Jawa Timur Emil Dardak kunjungan kerja ke Banyuwangi. Proposal warga Alasmalang sampailah ke tangan AHY diserahkan langsung melalui Ketua PKDI Banyuwangi Budiharto.
Penyerahan proposal kepada Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia AHY, disaksikan oleh ratusan hadirin dan Kepala Desa se Kabupaten Banyuwangi. Karena memang AHY selepas lakukan kunjungan kerja di beberapa tempat di Kabupaten Banyuwangi. Singgah ke Desa Bubuk Kecamatan Rogojampi dalam rangka meresmikan lapangan sepak bola AHY FC.
Mungkin buah dari perjalanan panjang perjuangan warga Alasmalang sebagaimana diurai sebelumnya. Pada sekira 5 hari lalu Jumat 17 Juli 2026, jembatan Garit Alasmalang dilakukan tinjau lokasi oleh beberapa pejabat dari DPU Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur, DPU Dinas Pengairan Kabupaten Banyuwangi Cq. Korsda Singojuruh, UPT PSDA Wilayah Sungai Sampean Setail Bondowoso, UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Banyuwangi.
H. Abdul Munir Kepala Desa Alasmalang melalui kesempatan ini, mengaku senang dan menyampaikan ucapan terima kasih. Dengan kehadiran para pejabat dari DPU SDA Provinsi Jawa Timur, DPU Pengairan Banyuwangi, UPT PSDA Wilayah Sungai Sampean Setail Bondowoso, UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Banyuwangi.
“Kami dan warga Alasmalang tentu senang ada tinjau lokasi oleh para pejabat Dinas terkait baik dari Provinsi juga Kabupaten terkait jembatan Garit ini. Harapan kami dalam waktu tidak lama dalam tahun ini jembatan Garit segera ditindaklanjuti pengerjaan renovasinya. Oleh karena itu kami atas nama warga Alasmalang menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah. Juga kepada semua pihak yang telah turut berjuang dan mengawal aspirasi warga kami”, ungkapnya Rabu 22 Juni 2026.
Lanjut H. Abdul Munir menambahkan, bahwa kedatangan para pejabat Dinas terkait tinjau lokasi jembatan Garit. Setidaknya memberikan harapan besar kepada warganya dan meyakini bahwa jembatan Garit akan segera diperbaiki. Oleh karena itu akhiri penyampaiannya H. Abdul Munir sekali lagi berharap impian warganya bisa terwujud. (r35).






