Waaaau…!, Desa Singojuruh Bakal Punya Lapangan Sepak Bola Baru

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Desa Singojuruh, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, sebenarnya sudah mempunya fasilitas olahraga sepak bola. Namun setelah adanya program pengadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kabupaten Banyuwangi. Fasilitas berupa lapangan sepak bola di Desa Singojuruh tidak memenuhi syarat layak lagi luasannya karena harus berbagi dengan keberadaan RTH.

Sehingga, yang sebelumnya lapangan sepak bola tersebut kerap jadi tempat berlatih klub-klub sepak bola wilayah setempat. Berubah keperuntukannya untuk tempat kegiatan-kegiatan lain, jadi salah satu indikator penyebab matinya klub-klub bola lokal. Sementara diketahui bahwa di Desa Singojuruh banyak bibit pesepakbola yang butuh wadah dan fasilitas untuk meningkatkan bakat bola yang dimilikinya.

Bacaan Lainnya

Mungkin jadi alasan Pemerintah Desa dalam hal ini Kepala Desa Singojuruh Suharto berinisiatif membuat lapangan sepak bola baru. Lahan yang digunakan adalah Tanah Kas Desa (TKD) yang memang menurut warga setempat dikelola untuk pertanian produksinya slalu gagal. Sebagaimama disampaikan oleh Suharto, inisiatif pembuatan lapangan sepak bola sudah melalui banyak pertimbangan termasuk salah satunya persetujuan dari BPD.

“Inisiatif untuk membuat lapangan sepak bola, kami tidak berdiri sendiri tapi karena memenuhi permintaan masyarakat, dan pertimbangan lain yang akhirnya bisa diterima dan disetujui oleh BPD. Adapun beberapa alasan dibuat lapangan bola baru ini pertama, karena lapangan yang ada luasnya tidak memenuhi syarat layak standar setelah berbagi dengan RTH. Ke dua, di Desa Singojuruh banyak anak-anak muda dan anak usia dini punya bakat bola butuh wadah dan fasilitas yang layak, dan Ke tiga lahan yang digunakan TKD yang produktifitasnya untuk pertanian kurang maksimal dan gagal”, jelasnya.

Lanjut ditambahkan oleh Kades Suharto, setidaknya pengadaan lapangan bola di desanya mendukung program PSSI Pusat, Kabupaten/Kota dalam hal membina dan mencetak pemain bola yang handal. Terlebih di wilayah Kecamatan Singojuruh disebutnya ada organisasi/klub sepak bola tingkat Kecamatan yaitu PSSP yang didalamnya juga ada pembinaan sepak bola usia dini melalui Sekolah Sepak Bola (SSB). (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *